Pegawai PPK KPUD Depok Ditahan Kejari Atas Dugaan Kasus Korupsi Dana Sosialisasi Pilkada 2015

Pegawai PPK KPUD Depok Ditahan Kejari Atas Dugaan Kasus Korupsi Dana Sosialisasi Pilkada 2015

HarianDepok.com – Berita , Pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Depok pada beberapa waktu lalu yang telah menetapkan tersangka dugaan kasus korupsi dana sosialisasi Pilkada 2015 Kota Depok akhir terkuak identitas para pelakunya yang diketahui saat ini pihak Kejari Depok telah menetapkan Pegawai Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok, Fajri Asrigita Fadillah sebagai tersangka.

Setelah dilakukan pemeriksaan terkait dugaan kasus penggelapan dana sosialisasi Pilkada Depok 2015 pada Jum’at 22 April 2016 kemarin, Fajri akhirnya ditahan oleh pihak Kejari Depok. Fajri yang menjadi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) untuk dana pelaksanaan debat Pilkada akhirnya digiring petugas ke rumah tahanan sekitar pukul 16.00 WIB sore.

Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok, Andrias Dorney mengatakan bahwa Fajri langsung diamankan usai menjalani pemeriksaan oleh tim penyidik. “Setelah menjalani penyelidikan selama dua jam, keterangan yang diberikan oleh tersangka masih belum jelas. Untuk itu kami lakukan penahanan kepada tersangka, sekarang sudah berada di rutan,” tuturnya, Minggu (24/04/2016).

Ia menjelaskan, bahwa dari hasil pemeriksaan yang dilakukan kepada tersangka dan beberapa data audit dana anggaran, diketahui bahwa negara telah dirugikan sebesar 800 juta rupiah dari total dana sosialisasi Pilkada Depok 2015 yang berjumlah sekitar 2,2 miliar rupiah yang diketahui dana tersebut diperuntukkan sebagai dana kegiatan debat terbuka di dua stasiun televisi dan dana iklan untuk media cetak online.

“Kerugian yang diderita negara untuk kasus ini terbilang cukup besar yaitu sekitar 800 juta rupiah. Yang dilakukan oleh tersangka adalah pembagian dana yang tidak sesuai dengan Rancangan Anggaran Belanja (RAB) yang sudah ditetapkan. Pastinya kasus ini akan terus kami selidiki dan kami ungkap,” katanya.

Untuk mengungkap dugaan kasus korupsi dana sosialisasi Pilkada Depok 2015 lalu, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap 20 orang saksi yang diantaranya ada beberapa pejabat KPU Kota Depok yaitu Ketua KPU kota Depok, Titik Nurhayati, Sekretaris dan Komisioner KPU Kota Depok serta layanan pengadaan barang dan jasa secara elektronik kota Depok.

“Semuanya itu masih dalam penyelidikikan kami agar berkas kasus korupsi ini dapat terkuak hingga ke Tipikor Kejaksaan Tinggi Jawa Barat. Semua keterangan yang kami dapatkan dari beberapa saksi akan kami konfrontir kepada tersangka. Pastinya semuanya itu butuh proses,” tandasnya.(Izl)

[ AndriIdaman/HD ]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)