Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna Hadiri Nikah Massal di Kecamatan Limo

Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna Hadiri Nikah Massal di Kecamatan Limo

HarianDepok.com – Berita , Hadirnya Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna pada saat kegiatan nikah massal sedang dilangsungkan di kantor Kecamatan Limo membuat seluruh pasangan nikah massal sebanyak 31 pasangan menjadi salah tingkah. Hal ini dikarenakan oleh pada pelaksanaan acara nikah massal tersebut turut disaksikan oleh para pejabat tertinggi di Kota Depok.

Meski demikian, rata rata dari para pasangan yang dinikahkan secara massal tersebut mengaku amat bersyukur dan senang karena sudah diresmikan menjadi pasangan suami istri. “Syukur Alhamdulillah akhirnya kami mendapatkan kesempatan yang berharga seperti saat ini dan memiliki buku nikah yang resmi setelah 30 tahun lebih,” tutur Ahmad dan istrinya Ny. Tini pada saat dikonfirmasi oleh wartawan.

Dari kegiatan yang berlangsung aman dan khusyuk tersebut, Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna yang didampingi langsung oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok, Misbahul Munir menyempatkan diri untuk memberikan buku nikah kepada para pasangan suami istri yang dinikahkan secara massal pada Jum’at (22/04/2016) kemarin.

Ahmad yang sudah berkeluarga sejak lama dan dikaruniai enam cucu ini mengaku amat bahagia dan senang dengan adanya nikah ulang yang diselenggarakan oleh Pemkot Depok di kantor Kecamatan Limo. Hal ini dikarenakan bahwa selama dirinya menjalani hidup sebagai suami dan istri, namun belum pernah mendapatkan buku nikah yang resmi.

“Waktu dulu mah kalo gak salah 30 tahun lalu, saya nikah hanya disaksikan oleh orang tua dan keluarga saja. Dulu mah kalo sudah suka sama suka ya langsung dinikahkan saja tanpa ada catatan yang resmi,” jelasnya.

Ia pun mengungkapkan, selain untuk memperjelas status mereka yang telah menjadi satu keluarga yang sakinah dan mawa’dah, menikah massal yang dilakukannya pada saat itu dimaksudkan juga agar dirinya bisa mendapatkan buku nikah yang nantinya menjadi salah satu syarat untuk membuat akte kelahiran anak dan paspor apabila dirinya diberikan rezeki lebih untuk pergi ke tanah suci.

Sementara itu, Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna mengatakan, diadakannya acara nikah massal yang diselenggarakan di Kecamatan Limo dimaksudkan agar dapat memberikan kesempatan kepada para suami istri yang belum memiliki buku nikah dan dilegalkan statusnya secara hukum.

Selain ditujukan untuk memperjelas dan mendapatkan payung hukum, nikah massal ini juga memiliki banyak manfaat yang dimana buku nikahnya dapat digunakan sebagai salah satu syarat dan kelengkapan administrasi kependudukan seperti akte kelahiran, paspor dan masih banyak lagi yang lainnya.

Perlu diketahui bahwa menurut informasi yang didapatkan dari Kepala Dinas kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) kota Depokz Misbahul Munir bahwa kegiatan nikah massal ini tidak hanya dilaksanakan di Kecamatan Limo saja, melainkan akan diselenggarakan secara bertahap di 11 Kecamatan kota Depok.

“Kegiatan nikah massal yang diselenggarakan kali ini akan dilaksanakan secara bergiliran di 11 Kecamatan kota Depok dengan persyaratan peserta adalah warga kota Depok yang telag menikah selama 5 sampai dengan 40 tahun namun belum memiliki buku nikah,” tutur Misbahul Munir saat mendampingi Pradi memberikan buku nikah ke sejumlah peserta nikah massal.

Dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkannya masyarakat kota Depok dapat terbantu dan tertib administrasi kependudukan yang selama ini masih menjadi persoalan yang terus diperbaiki oleh Pemkot Depok.(Izl)

[ MuhammadKhotib/HD ]

Tags: