Ini Bukti Jika Motor Ducati Lorenzo Lebih Ganas Dibandingkan Yamaha

Ini Bukti Jika Motor Ducati Lorenzo Lebih Ganas Dibandingkan Yamaha

HarianDepok.com – OtoNews , Kepindahan sang jawara musim 2015 Jorge Lorenzo dari Movistar Yamaha ke Ducati merupakan kabar terhangat dunia balapan roda dua saat ini. Terdapat  banyak keuntungan yang mungkin bisa didapat oleh pebalap yang baru berusia 28 tahun ini. Salah satunya adalah soal ketenaran. Selama ia masih terus di Yamaha, selama itu pula sinarnya akan terus terhalangi oleh The Living Legend Velentino Rossi. Terlebih soal pendapatan yang nampaknya akan lebih besar.

Lalu, bagaimana jika bicara peluang? Apakah Lorenzo mampu mengulangi prestasinya di Ducati? Ataukah justru tak lebih baik? Salah satu faktor yang cukup signifikan untuk menjawab pertanyaan adalah dengan melihat spesifikasi masing-masing kendaraan yang digunakan. YZR-M1 di kubu Movistar Yamaha, dan Desmosedici di sisi Ducati.

Lebih ganas

Di atas kertas, performa keduanya tidak terlalu punya perbedaan signifikan. YZR-M1 yang mengadopsi mesin 1.000 cc menghasilkan tenaga lebih dari 240 Tk, sedangkan Desmosedici diklaim memiliki output maksimal lebih dari 245 Tk. Pertanyaannya kemudian, mengapa sepeda motor Ducati lebih dikenal garang di trek lurus, sedangkan Yamaha di tikungan? Padahal spesifikasi mesin keduanya hampir mirip? Jawabannya ternyata ada di konfigurasi mesin.

YZR-M1 menggunakan mesin inline 4 silinder (I-4). Dengan konfigurasi ini, maka ukuran mesin bisa lebih kecil atau kompak. Konsekuensi mesin kecil adalah jarak sumbu roda yang bisa diperkecil. Akibatnya, motor lebih lincah bermanuver. Sedangkan konfigurasi mesin Ducati adalah V4 90 derajat, atau yang juga disebut L4. L4 memiliki gaya yang lebih seimbang dibanding I-4, dan pada akhirnya menghasilkan output yang lebih besar (sekira 5 poin tenaga kuda dibanding Yamaha).

Kelemahan

Walau demikian, mesin ini memiliki dimensi yang lebih besar dan memakan banyak tempat dibanding konfigurasi I-4. Akibatnya, jarak sumbu roda lebih panjang sehingga kemampuan manuver lebih jelek dibanding Yamaha. Dengan perbedaan ini, apakah Jorge Lorenzo akan bersinar bersama tim barunya? Apakah ia akan lebih cocok dengan karakter motor Ducati? Ataukah keputusannya untuk pindah ternyata salah? Kita tunggu saja.

[ TaufikHidayat/HD ]

Tags:
author

Author: 

Writer and Author In HarianDepok