Inilah Syaratnya Jika Ingin Dapat Bantuan Bedah Rumah

Inilah Syaratnya Jika Ingin Dapat Bantuan Bedah Rumah

HarianDepok.com – Bisnis , Melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1,4 triliun untuk program bedah rumah sebanyak 95 ribu unit sepanjang 2016. Dari total nilai tersebut, dialokasikan bantuan sebesar Rp 15 juta per rumah untuk peningkatan kualitas rumah dan Rp 30 juta per rumah untuk pembangunan baru.

“Jatah bantuan untuk bedah rumah atau peningkatan kualitas rumah maksimal Rp 15 juta per rumah, sementara bantuan pembangunan baru maksimal Rp 30 juta per rumah. Namun biasanya kebutuhan kurang dari nilai itu, ada yang Rp 5 juta, Rp 10 juta karena kan ini swadaya atau gotong royong,” jelas Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Syarif Burhanuddin seperti yang dikutip Liputan6.com, Senin (18/04/2016).

Menurutnya, dengan total kucuran anggaran tersebut, pemerintah mampu memberi bantuan perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Tetapi, Syarif mengakui, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi masyarakat berpenghasilan rendah jika ingin memperoleh bantuan ini. Adapun syaratnya antara lain :

  1. Harus punya tanah sendiri
  2. Rumah masuk kriteria tidak layak huni, baik dari atap, rangka rumah, dinding maupun lantai rumah serta tidak mempunyai sarana MCK atau tidak layak
  3. Tentunya harus diusulkan pemerintah daerah setempat, Bupati atau Walikota
  4. Disurvei oleh pemerintah daerah, apakah rumah betul-betul tidak layak huni
  5. Jika benar, baru akan mendapat bantuan dari pemerintah pusat.

“MBR boleh mengajukan bedah rumah, tapi tetap harus lewat pemerintah daerah dan memenuhi syarat tersebut. Karena proses administrasi harus melalui pemerintah daerah baru ke pusat,” tegasnya. Sementara untuk bantuan pembangunan rumah baru, rumah MBR tersebut memang sudah dalam kategori rusak parah. Ketentuan pengajuan bantuan tetap harus lewat pemerintah daerah.

“Jadi kalau fisik bangunan rumah sudah rusak berat atau bisa juga mempunyai tanah kosong dan butuh bantuan membangun rumah, akan kita bantu. Bantuan bangun rumah ini maksimal Rp 30 juta,” sambungnya. Syarif juga menjelaskan, syarat MBR yang bisa mendapatkan bantuan rumah swadaya harus berpenghasilan upah minimum per bulan.

“Bagi warga Jakarta bisa saja mendapat bantuan, kan banyak juga yang punya tanah sendiri, tapi rumahnya kumuh atau tidak layak. Makanya harus diusulkan pemerintah daerah karena khawatir daerah tersebut bukan kawasan yang layak untuk pengembangan perumahan atau daerah hijau,” pungkas Syarif.

[ MuhammadKhotib/HD ]

Tags: