PDAM Tirta Asasta Depok Dapat Dana Bantuan Hingga Miliaran Rupiah

PDAM Tirta Asasta Depok

HarianDepok.com – Berita , Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Asasta Kota Depok yang pada beberapa waktu mendapatkan tambahan investasi sebanyak 42.000 pelanggan akibat peralihan kepemilikan dari PDAM Kahuripan Kabupaten Bogor saat ini berencana untuk meraih keuntungan sebesar 4 miliar rupiah yang ditargetkan hingga akhir tahun 2016 ini.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Direktur Utama PDAM Tirta Asasta Kota Depok, M Olik Abdul Holik yang dengan optimis mengatakan bahwa pihaknya akan dapat meraih target tersebut agar dapat mengembangkan usahanya di wilayah kota Depok yang hingga kini masih didominasi oleh pengguna air dari tanah.

“Sampai dengan akhir tahun 2016 ini, kami akan menargetkan profit keuntungan sebesar 4 miliar rupiah, itu profit ya bukan PAD. Memang betul, pada tahun yang lalu kami masih mengalami kerugian yang jumlahnya kurang lebih 1,5 miliar rupiah. Namun angka pastinya kami belum mengetahui secara jelas, ini dikarenakan masih dalam proses audit,”tuturnya, Kamis (14/04/2016).

Olik menjelaskan, hingga sampai dengan saat ini PDAM Tirta Asasta kota Depok usai adanya peralihan hak milik dari PDAM Kahuripan Bogor pada beberapa waktu lalu, saat ini jumlah pelanggannya sudah mencapai 56.000. Meski demikian, pihaknya mengaku akan terus berupaya menambah lagi pelanggan baru yang ditargetkannya sebanyak 1.500 pelanggan baru.

“Saat ini, untuk efektivitas persentase penagihan kepada para pelanggan sebesar 94 persen dan sisanya yang sebanyak 6 persen adalah hutang piutang. Meski kami berencana untuk menambah profit keuntungan, namun tarif yang kami berikan kepada para pelanggan belum berubah dan masih normal,” jelasnya.

Meski demikian, ia pun berencana akan memperluas jaringan PDAM agar dapat menunjang kinerjanya. Guna merealisasikan hal tersebut, pihaknya pun mengaku telah mendapatkan bantuan program dari Dirjen SDA Kementerian PU yang dananya sebanyak 25 miliar rupiah. Maka daripada itu dirinya optimis dapat meraih profit keuntungan hingga 5 miliar rupiah hingga akhir tahun ini.

“Bantuan yang diberikan tersebut berupa fisik, jadi kami akan bendung LPA Legong dan LPA Citayam,” ungkapnya.

Ia juga menungkapkan, selain mendapatkan bantuan dari Kementerian PU, pihaknya pun juga mendapatkan bantuan dari APBN Cipta Karya DAK yang penyelenggaraannya di Distarkim dengan nilai bantuan sebesar 50 miliar rupiah. Bantuan ini nantinya akan diperuntukkan sebagai dana peningkatan kapasitas produksi yang di Legong dan Citayam serta diperuntukkan sebagai dana untuk meningkatkan jaringan baru yang difokuskan di wilayah Tapos, Jatijajar dan wilayah timur kota Depok yang lainnya.

Ditambah lagi dengan adanya bantuan yang diberikan oleh Pemkot Depok sebesar 13,7 miliar rupiah yang dimana diambil dari APBD Kota Depok tahun anggaran 2016. Dengan adanya beberapa bantuan tersebut, diharapkan dapat memajukan PDAM Tirta Asasta agar dapat menjadi lebih baik lagi.(Izl)

[ MuhammadKhotib/HD ]

Tags: