Tidur Menghadap ke Kiri Bahaya Bagi Otak, Paru-paru dan Jantung

Tidur Menghadap ke Kiri Bahaya Bagi Otak, Paru-paru dan Jantung

HarianDepok.com – Kesehatan , Bukan hanya posisi berdiri atau duduk saja yang penting, melainkan ketika tidur kita juga harus dengan posisi yang baik dan benar. Salah satu posisi tidur yang benar adalah dengan menghadap ke sebelah kanan. Tidur dengan posisi seperti ini merupakan posisi tidur yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Tidur ala Rasulullah SAW dengan posisi miring kekanan yakni kuping, pipi, tangan, kaki sebelah kanan berada dibawah. Wajah dan badan bagian depan dihadapkan ke kiblat.

Inilah beberapa alasan mengapa ketika tidur kita harus menghadap sebelah kanan.

  1. Mengistirahatkan otak sebelah kiri

Alasan ketika tidur kita harus menghadap sebelah kanan adalah dapat mengistirahatkan otak kiri. Kenapa hanya mengistirahatkan otak sebelah kiri aja? Karena otak kiri punya fungsi untuk membantu organ-organ di sebelah kanan untuk bekerja dengan baik. Misalnya untuk makan, memegang sesuatu, dan aktivitas lain yang dominan menggunakan organ tubuh kanan. Dengan posisi tidur menghadap kanan, kerja otak kiri pun akan lebih rileks untuk menyokong kerja organ tubuh kanan.

  1. Menjaga paru-paru

Paru-paru kiri manusia lebih kecil daripada paru-paru kanan. Oleh karena itu, posisi tidur kita menghadap ke sebelah kanan, jantung tidak akan membebani paru-paru kanan. Sebaliknya, jika tidur ke sebelah kiri, jantung akan menimpa paru-paru yang berukuran kecil. Pastinya, lebih tidak baik buat kesehatan kita.

  1. Mengurangi beban jantung

Posisi jantung manusia lebih condong berada di sebelah kiri. Dengan tidur menghadap ke kanan, hal itu akan mengurangi beban jantung tertimpa organ tubuh lain. Sementara, bila kita tidur di posisi sebelah kiri, jantung akan menerima aliran darah yang berlebihan. Denyut jantung pun menjadi lebih cepat, padahal jantung butuh istirahat ketika kita tidur.

Setelah mengetahui alasan mengapa ketika  tidur kita harus menghadap sebelah kanan, tentu tidak ada salahnya jika kita untuk mempraktikkannya.

[ NurMungil/HD ]

 

Tags:
author

Author: