Jumlah Laporan Harta Kekayaan ASN Depok Sudah berjumlah Ratusan

Jumlah Laporan Harta Kekayaan ASN Depok Sudah berjumlah Ratusan

HarianDepok.com – Berita , Menghindari adanya kegiatan penggelapan uang negara sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada di seluruh Indonesia pun diwajibkan untuk melaporkan jumlah harta kekayaannya kepada negara dengan tujuan agar dapat mengklarifikasi dan menekan tindakan korupsi yang sengaja dilakukan oleh sejumlah oknum.

Hal tersebut juga didasari dengan adanya putusan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) yang memutuskan untuk mewajibkan seluruh ASN agar mengisi laporan harta kekayaannya masing masing sehingga dapat terlihat langsung apakah benar hasil jerih payah sendiri atau hasil dari yang lainnya.

Kepala Inspektorat Kota Depok, Novarita dalam tanggapannya mengenai kebijakan tersebut mengatakan bahwa untuk kebijakan Laporan Harta Kekayaan Aparatur Sipil Negara (LHKASN) yang ada di Kota Depok baru mencakup hinhga tingkat kepala seksi saja yang langsung dilaporkan ke Kemenpan-RB.

“Kebijakannya ya baru yang seperti itu diterapkannya di kota Depok. Kalau untuk LHKASN sistem pelaporannya ya langsung ke Kemenpan-RB. Tindakan ini guna mencegah terjadinya penyalahgunaan uang negara yang masuk ke kantong pribadi,” tuturnya, Minggu (10/04/2016).

Dari penuturannya bahwa hingga sampai saat ini, masih banyak sebagian besar ASN yang merasa kesulitan dalam mengisi formulir pelaporan harta kekayaannya. Meski demikian, dirinya pun mengaku bahwa pihaknya dalam menangani permasalahan tersebut akan memberikan pelatihan kepada para ASN mengenai tata cara pengisian formulir.

“Harta kekayaannta amat sangat bersifat pribadi sekali, dan mereka juga mengaku terkendala dengan beberapa hal yang lainnya dalam mengisi formulir pelaporan harta kekayaan misalnya suami istri sama sama ASN, nah harta kekayaan mana yang dilaporkan. Maka daripada itulah masih banyak ASN yang ragu ragu,” jelasnya.

Novarita pada saat dikonfirmasi berapa banyak ASN yang sudah melaporkan harta kekayaannya dirinya menegaskan bahwa data yang sudah masuk sekitar ratusan, namun untuk lebih rincinya, dirinya mengatakan tidak mengetahui dengan pasti. Ini dikarenakan oleh formulir pengisian berbasis email dan diberikan password langsung oleh Kemenpan-RB.

Meski demikian, dirinya berharap dengan diselenggarakan kegiatan tersebut dapat menekan dan mencegah terjadinya tindakan korupsi di tubuh pemerintahan sehingga kesejahteraan rakyat akan dapat segera terealisasikan.(Izl)

[ MuhammadKhotib/HD ]

Tags: