Perilaku Sejumlah Oknum di Kelurahan Jatijajar Depok Bikin Marah Pradi

Perilaku Sejumlah Oknum di Kelurahan Jatijajar Depok Bikin Marah Pradi

HarianDepok.com – Berita , Pegawai yang bekerja di seluruh dinas dan tempat tempat pemerintahan berkewajiban memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat baik itu di tingkat Kecamatan sampai dengan di tingkat Kelurahan. Hal ini memang sudah selayaknya dilakukan oleh para petugas mengingat tugas, pokok dan fungsinya yang bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat.

Lain lagi dengan sistem pelayanan administrasi kependudukan di kota Depok yang justru malah terbalik seratus delapan puluh derajat dari tugasnya sebagai unit pelayanan masyarakat. Kejadian ini terjadi di Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos, Depok yang memberikan pelayanan buruk kepada warganya.

Yang diantaranya pengurusan pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang cukup memakan waktu lama, begitu juga dengan kepengurusan akte lahir, Kartu Keluarga dan sejumlah layanan administrasi kependudukan yang lainnya sehingga membuat warga penduduk sekitar merasa teracuhkan hak haknya sebagai warga kota Depok.

Belum habis dengan buruknya pelayanan tersebut, bertambah lagi coreng hitam yang membuat citra Kelurahan ini menurun drastis dengan adanya pungutan liar oleh sejumlah oknum petugas kelurahan yang dikabarkan dapat memungut uang kepada warga hingga ratusan ribu rupiah. Inilah yang membuat geram para warga sehingga mereka terpaksa melaporkan hal tersebut kepada Wakil Walikota Depok agar dapat segera menindaklanjuti permasalahan tersebut.

“Katanya kalau mau KTP, atau KK serta akta lahir jadinya lebih cepat mesti bayar sekitar dua ratus ribuan,” kata Deden, warga Kelurahan Jatijajar, kepada Warta Kota, Senin (04/04/2016).

Dari penuturannya, bukan dirinya saja yang merasa dipermainkan oleh para petugas Kelurahan yang dengan seenaknya mempermainkan dan menggunakan jabatannya semena mena, namun masih banyak lagi warga yang merasakan hal yang serupa seperti dirinya saat ini. Maka daripada itu pihaknya pun langsung mengadukan kejadian ini ke pemimpin kota Depok.

Menurut program One Day Service yang digalakkan oleh Walikota Depok, Idris Abdul Shomad belakangan ini, menjanjikan kepengurusan KTP maupun yang lainnya hanya dalam waktu singkat tidak sampai berhari hari dan ditegaskan tidak dipungut biaya administrasi sepeserpun, namun faktanya program yang diberlakukan oleh pemimpin kota Depok ini dipandang sebelah mata saja oleh pihak Kelurahan.

Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna mengaku bahwa dirinya telah mengetahui perkara tersebut yang terjadi di Kelurahan Jatijajar. Untuk itu dirinya amat merasa malu dan geram atas ulah tidak baik petugas di Kelurahan itu. Ia pun juga mengaku mendapati langsung akan adanya praktek pungli yang dilakukan oleh oknum petugas kelurahan Jatijajar dan sejumlah petugas yang membuat sulit masyarakat dengan birokrasi yang dibuat buat pada saat dirinya sidak langsung ke lokasi pada Senin.

“Saya datang, saya dapati itu semuanya. Ini yang amat saya sesalkan kepada sikap mereka ini. Seharusnya mereka ini menjadi unit pelayanan masyarakat yang baik dan proaktif membantu kesulitan masyarakat untuk kepengurusan administrasi kependudukan dan yang lainnya tanpa memungut biaya apapun,” kesalnya.

Pradi pun juga menegaskan telah menegur semua pejabat dan petugas yang ada di Kelurahan Jatijajar karena telah memberikan coreng hitam kepada Pemkot Depok sehingga citra petugas kepada masyarakat sirna begitu saja. Untuk itu, Pradi mempersilahkan media untuk mengabarkan hal ini dengan harapan dapat membuat jera para pelaku.

“Mohon ditulis yang besar di media, bahwa birokrasi di kelurahan jatijajar menyusahkan warga. Biar mereka malu dan sadar serta mau memperbaikinya,” kata Pradi geram.

Selain itu, Pradi pun juga akan melakukan tindakan tegas kepada sejumlah pegawai di Kelurahan Jatijajar berupa mutasi ataupun pemecatan secara tidak hormat dengan melihat beban perkaranya. “Ini wajib dilakukan sebab kasihan kan warga yang kesusahan. Sudah sulit malah dipersulit. Jelas, akan kami tindak tegas, kalau perlu ya dipecat saja,” tegasnya.(Izl)

[ AndriIdaman/HD ]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)