Sebanyak 34 Sekolah Tingkatan Atas di Depok Akan UN Dengan Menggunakan Sistem Online

Sebanyak 34 Sekolah Tingkatan Atas di Depok Akan UN Dengan Menggunakan Sistem Online

HarianDepok.com – Berita , Di dalam musim Ujian Nasional (UN) yang akan dilaksanakan penyelenggaraannya di kota Depok dalam waktu dekat ini disikapi dengan dikeluarkannya surat permohonan yang diperuntukkan kepada pihak PLN yang dimaksudkan untuk mengantisipasi terjadinya mati listrik pada saat ujian berlangsung.

Pasalnya, di kota Depok sendiri saat ini, pada penyelenggaraannya (UN) akan dilaksanakan dengan cara online dengan menggunakan perangkat komputer sebagai medianya. Untuk itu, agar penyelenggaraan UN tidak terganggu pihak Dinas Pendidikan (Disdik) kota Depok meminta kepada pihak PLN agar tidak memutus aliran listriknya pada saat UN dilangsungkan.

Guna mencegah terjadinya hal tersebut secara tiba tiba, pihak Disdik kota Depok pun juga telah mempersiapkan sejumlah Generator Setting (Genset) yang apabila pada penyelenggaraan UN sedang berlangsung dan terjadi mati lampu, maka siswa siswi yang mengikuti UN dapat terus menjalankan tugasnya mengerjakan soal soal ujian melalui komputer.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) kota Depok, Herry Pansila mengatakan bahwa di kota Depok sendiri sebanyak 34 sekolah SMA dan SMK yang akan mengikuti UN secara online yang amat sangat membutuhkan dukungan dari pihak PLN selaku pemasok listrik kota untuk tidak melakukan pemadaman listrik pada saat UN berlangsung agar dapat berjalan dengan lancar.

“Sebanyak 34 sekolah yang terdiri dari SMA dan SMK yang akan mengikuti Ujian Nasional (UN) dengan menggunakan sistem online sangat membutuhkan asupan aliran listrik dalam menjalankan kegiatan ini. Oleh sebab itu pihak kami sudah melakukan komunikasi dengan pihak PLN agar tidak memutuskan aliran listrik pada saat UN berlangsung. Meski demikian, pihak sekolah juga telah mempersiapkan Genset guna mengantisipasi terjadinya hal hal yang tidak terduga,” jelasnya usai memantau logistik persiapan UN belum lama ini.

Dari keterangannya, sebanyak 16.036 siswa siswi yang ada di sekolah kota Depok, akan melaksanakan kegiatan UN. Dan dari 166 sekolah yang ada, sebanyak 34 sekolah tingkat SLTA akan melaksanakan kegiatan UN dengan menggunakan sistem online serta sisanya sebanyak 132 sekolah, akan melaksanakan UN masih dengan cara yang lama (manual).

Agar mencegah terjadinya kebocoran soal soal ujian yang dilaksanakan secara manual, pihaknya pun mengaku telah bekerjasama dengan pihak kepolisian kota Depok untuk menjaga dan mengawal pendistribusiannya ke sekolah sekolah yang melaksanakannya. Dengan adanya pengawasan dan pengawalan yang ketat tersebut, Herry berharap dapat mencegah terjadinya kebocoran soal UN yang kerap dimanfaatkan sekelompok orang meraup keuntungan pribadi.

Ia pun juga mengungkapkan, di tempat penyimpanan logistik UN saat ini pun juga dilengkapi dengan sejumlah perangkat keamanan canggih seperti CCTV, pintu yang dikunci rapat dan berlapis, disegelnya kunci dengan segel khusus dan dijaga oleh sejumlah petugas keamanan sehingga kebocoran soal dapat dicegah.

Selain daripada itu, ia pun menghimbau kepada seluruh siswa siswi yang akan melaksanakan UN di tahun ini agar dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan tidak melakukan hal hal yang merugikan seperti mencontek pada saat Ujian berlangsung.

“Harapan saya kepada seluruh siswa dan siswi yang melaksanakan UN pada tahun ini mendapatkan hasil yang memuaskan. Selamat berjuang dan terus belajar raih prestasi setinggi mungkin agar kelak tergapai cita cita yang diimpikan. Percaya kepada diri sendiri dan yang paling penting adalah jangan lupa berdoa,” tandasnya.(Izl)

[ AndriIdaman/HD ]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)