Satpol PP Beserta Polresta Depok Gelar Razia Anak Jalanan

Satpol PP Beserta Polresta Depok Gelar Razia Anak Jalanan

HarianDepok.com – Berita , Demi menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah kota Depok dari berbagai tindakan kriminal yang kerap dilakukan oleh anak anak jalanan Polresta Depok bersama sama dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP Kota Depok menggelar razia anak jalanan di sejumlah lokasi yang kerap dijadikan tempat mereka beraktivitas.

Beberapa lokasi terindikasi kerap dijadikan sarang tempat anak anak jalanan diantaranya adalah Ramanda, Jalan Arif Rahman Hakim dan Jalan Juanda, Depok yang kerap dijadikan sarana untuk ngamen dikarenakan lokasinya yang padat akan kendaraan karena berbatasan langsung dengan kota lainnya.

Dari hasil razia yang dilakukan oleh petugas gabungan tersebut pada Selasa 29 Maret 2016, sedikitnya petugas berhasil mengamankan puluhan anak jalanan yang langsung digiring oleh petugas ke kantor guna didata. Hal ini sengaja dilakukan oleh petugas karena adanya laporan dari masyarakat yang mengaku resah dengan keberadaan anak anak jalanan yang kerap meminta uang dengan paksa kepada para penumpang angkutan umum.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok, Nina Suzana mengatakan bahwa pihaknya memang telah merencanakan kegiatan razia tersebut dengan maksud agar dapat memberikan rasa kenyamanan dan keamanan kepada masyarakat dari berbagai tindakan negatif yang dilakukan oleh anak jalanan seperti meminta uang dengan paksa bermodus mengamen.

“Kami akan terus melakukan penertiban secara terus menerus ke seluruh wilayah kota Depok, mulai dari tingkat Kecamatan sampai dengan Kelurahan akan kami tertibkan mereka. Ini dikarenakan keberadaan mereka yang mengganggu masyarakat dan ketertiban umum. Kebanyakan anak jalanan ini didominasi oleh anak punk,” tuturnya Selasa (29/03/2016).

Dari penuturannya, anak Punk yang ada saat ini ternyata tumbuh kembali setelah lama ditertibkan oleh petugas. Adanya kelonggaran pantauan dari petugas inilah yang dijadikan kesempatan oleh mereka untuk beraksi kembali melakukan kegiatan mereka. Maka daripada itu, Nina beserta jajarannya akan berupaya menertibkannya kembali hingga ke akar akarnya.

“Pantauan petugas dilapangan, ada sejumlah anak jalanan yang kedapatan oleh petugas membawa berbagai macam senjata tajam. Hal inilah yang menjadikan sorotan kami kepada mereka karena dikhawatirkan digunakan untuk mengancam ataupun memaksa sejumlah orang untuk memberikan uang kepada mereka,” jelasnya.

Nina menambahkan, puluhan anak Punk yang diamankan oleh petugas pada waktu itu saat ini sudah diserahkan ke Dinas Sosial guna ditindaklanjuti. Namun, dikarenakan ketiadaan sarana dan prasarana penunjang untuk menampung puluhan anak anak jalanan tersebut, pihaknya pun berencana akan membawa mereka ke Panti Sosial milik Pemprov DKI Jakarta untuk dibina.

“Untuk menertibkan mereka ini terbilang cukup mudah, namun yang amat membuat kami kesulitan adalah, ketiadaan Panti Sosial yang ada di kota Depok untuk menampung mereka semuanya ini. Hingga kini, kamipun terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna menyelesaikan permasalahan ini,” ujarnya.

Dengan diadakannya kembali razia anak anak jalanan oleh petugas, diharapkannya kota Depok dapat berdiri dengan baik, aman dan nyaman serta terbebas dari berbagai macam gangguan keamanan.(Izl)

[ AndriIdaman/HD ]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)