Pelanggaran Lalu Lintas di Depok Mayoritas di Dominasi Roda Dua

Pelanggaran Lalu Lintas di Depok Mayoritas di Dominasi Roda Dua

HarianDepok.com – Berita , Banyaknya jumlah pelanggaran dalam berlalu lintas yang didominasi oleh para pengendara roda dua sampai dengan saat ini, menjadi salah satu persoalan yang harus segera ditindaklanjuti baik itu oleh pihak kepolisian maupun pemerintah daerah setempat. Pasalnya, hal tersebut dapat berdampak kepada timbulnya kecelakaan dan kekisruhan suatu kota sehingga apabila tidak segera diselesaikan permasalahannya akan berdampak kepada tersendatnya upaya pemerintah untuk menciptakan suatu kota yang tertib, aman dan nyaman.

Menurut data yang berhasil dihimpun bahwa pada kegiatan Operasi Simpatik yang dilaksanakan oleh pihak kepolisian Indonesia sejak 01 sampai dengan 21 Maret 2016 kemarin, jumlah pelanggaran lalu lintas mayoritas dilakukan oleh para pengendara roda dua sebanyak 1.056 pelanggar, baik itu yang melawan arah, melanggar marka jalan dan tidak menggunakan helm sehingga membuat para petugas kepolisian dilapangan bertindak tegas dengan menindaknya daripada memberikan teguran.

Menurut Kapolresta Depok, Komisaris Besar Dwiyono dalam hal tersebut merupakan kurangnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas yang bisa membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Oleh sebab itulah pihaknya menindak tegas ketimbang memberikan teguran para pengendara yang melanggar.

“Sebetulnya masyarakat bukan tidak memahami resiko yang ditimbulkan akibat tidak menggunakan alat keselamatan berkendara dan melanggar rambu lalu lintas, ini lebih condong kepada minimnya kesadaran akan menjaga keselamatan diri dalam berkendara,” tuturnya di Depok, Minggu (27/03/2016).

Hal ini dibuktikan oleh adanya kegiatan Operasi Simpatik 2016 ini yang telah disosialisasikan sejak lama sebelum digelarnya kegiatan tersebut mulai dari spanduk yang dipasang disejumlah tempat sampai dengan pesan singkat di dunia maya yang dimana dimaksudkan agar masyarakat dapat mengetahuinya. Namun meski demikian, masih banyak para pengendara, baik itu roda dua sampai dengan kendaraan roda empat yang melanggar.

“Pihak kami sudah melakukan sosialisasi mengenai hal ini, mulai dari pemasangan iklan iklan disejumlah tempat sampai dengan disebarluaskan melalui situs resmi kepolisian. Oleh sebab itulah kami lebih mengarahkan kepada penindakan daripada teguran kepada para pelanggar lalu lintas,” jelasnya.

Dengan adanya tindakan seperti ini, diharapkannya dapat memberikan efek jera kepada para pelanggar lalu lintas agar dapat merubah kebiasaan buruknya dalam berkendara. Selain dapat menekan terjadinya kecelakaan dalam berlalu lintas, hal tersebut juga dimaksudkan agar dapat meningkatkan keselamatan seseorang dalam berkendara.

“Dengan tertib dalam berlalu lintas serta mematuhi segala aturan yang ada, dapat menolong diri sendiri maupun orang lain terhindar dari kecelakaan,” tandasnya.(Izl)

[ AndriIdaman/HD ]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)