Diduga Terpengaruh Film Porno, Bocah 16 Tahun di Depok Nekat Cabuli Anak Tetangganya Sendiri

Diduga Terpengaruh Film Porno, Bocah 16 Tahun di Depok Nekat Cabuli Anak Tetangganya Sendiri

HarianDepok.com – Berita , Masyarakat diharapkan agar lebih waspada dan lebih protektif menjaga diri dan keluarga  dari ancaman segala macam tindakan kriminal yang dapat terjadi dimanapun termasuk di rumah sendiri, baik itu oleh orang lain sampai dengan tetangga sendiri.

Pasalnya, baru baru ini ada seorang ibu yang diketahui berinisial SA warga Kampung Babakan, Kecamatan Bojong Gede, Kabupaten Bogor, telah melaporkan tetangganya kepada Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Depok atas tindakan tidak senonoh yang dilakukan oleh pelaku terhadap anaknya.

Pelaku RS (16th) bocah anak tetangganya sendiri diduga telah melakukan tindakan asusila kepada N (17th) anak dari SA dengan menyetubuhinya di dalam rumah korban pada saat pelaku sedang bermain di rumahnya. Hal ini diketahui oleh orangtua korban pada saat pelaku kepergok diam diam masuk ke dalam kamar korban.

Pelaku yang kaget dipergoki begitu rupa, berkilah bahwa dirinya melakukan aksi tak senonoh tersebut dengan alasan ingin membangunkan N untuk diajak bermain. Namun alasan tersebut tidak dipercayai begitu saja oleh SA yang pada saat itu juga langsung melaporkannya ke pihak kepolisian kota Depok.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Depok, Komisaris Polisi Teguh Nugroho mengatakan, bahwa aksi bejat tersebut terjadi pada saat keluarga si korban telah tertidur pulas dan pada saat tersebut, pelaku langsung melakukan aksinya dengan memasuki kamar korban secara diam diam tanpa sepengetahuan orangtua korban.

“Tindakan asusila ini dilakukan pada saat pelaku tengah bermain di rumah korban. Pelaku diduga sengaja melakukan tindakan asusila tersebut karena terpengaruh oleh film film porno. Pelaku kini sudah kami amankan dan tengah kami selidiki kebenarannya,” tuturnya kepada awak media, Selasa (22/03/2016).

Atas tindakannya tersebut, pelaku yang berstatus pengangguran dan masih masuk ke dalam kategori dibawah 17 tahun diancam dengan pasal 81 Undang Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2002 mengenai Perlindungan Anak.(Izl)

[ MuhammadKhotib/HD ]

Tags: