Earth Hour Kembali digelar, Taman Lembah Gurame Depok Jadi Pusatnya

Earth Hour Kembali digelar, Taman Lembah Gurame Depok Jadi Pusatnya

HarianDepok.com – Berita , Relawan Earth Hour dalam upayanya menekan penggunaan energi berlebih di wilayah Kota Depok saat ini telah melakukan kegiatan pemadaman lampu selama satu jam yang diselenggarakan pada Sabtu 19 Maret 2016 kemarin yang diselelenggarakan di kawasan Taman Lembah Gurame, Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat pada pukul 20:30 WIB.

Kegiatan ini sengaja diselenggarakan karena hingga dengan saat ini, penggunaan energi di bumi telah melebihi takaran sehingga dikhawatirkan akan mempengaruhi perubahn iklim di dunia. Untuk itu agar dapat mencegah hal tersebut terjadi, Relawan Earth Hour pun berinisiatif untuk menyelenggarakan acara tersebut demi masa depan bumi yang lebih baik.

Hubungan Masyarakat Earth Hour Kota Depok, Zaskia Hidyati mengatakan, selain untuk menekan terjadinya perubahan iklim kegiatan earth hour kali ini lebih ditujukan kepada kesadaran masyarakat akan penggunaan energi yang berlebihan terutama pada malam hari sehingga berdampak kepada lingkungan.

“Kegiatan earth hour yang biasa diselenggarakan tiap Maret pada Sabtu terakhir ini juga diikuti oleh sejumlah ikon ikon kota Depok, restoran, cafe, pertokoan dan perkantoran yang memang sudah bekerjasama dengan earth hour Depok agar dapat meningkatkan kesadaran dalam penggunaan energi saat ini,” tuturnya, Minggu (20/03/2016).

Dengan diselenggarakannya kegiatan seperti saat ini diharapkannya dapat merubah mindset masyarakat yang awalnya tidak peduli menjadi lebih peduli akan penggunaan energi seperti listrik yang berlebih sehingga dapat memicu terjadinya hal hal yang tidak diinginkan. Selain itu, dirinya juga mengharapkan akan adanya partisipasi yang lebih ketimbang saat ini terhadap manfaat earth hour.

Zaskia mengungkapkan kegiatan pemadaman lampu selama satu jam yang diselenggarakan oleh pihaknya kemarin bertujuan juga agar dapat memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai dampak dari perubahan iklim dan emisi karbondioksida yang dihasilkan yang mengancam akan kehidupan di bumi.

Meski terlihat sederhana, namun kegiatan seperti ini justru dapat memberikan pemahaman dan banyak manfaat yang bisa dirasakan oleh masyarakat terkait earth hour seperti ini seperti dapat berhemat, panjangnya umur peralatan elektronik dan sebagainya.

Di sisi lain, manfaat yang dapat dirasakan dalam penerapan kegiatan tersebut oleh lingkungan diantaranya adalah dapat menekan perubahan iklim yang berpotensi mengundang bencana seperti banjir dan lainnya, dapat menyelamatkan ekosistem kehidupan di bumi karena suhu global yang bergejolak dan yang lainnya.

“Banyak cara untuk menghindari ancaman tersebut yang salah satunya adalah dengan mengajak setiap individu melakukan perubahan gaya hidup untuk cenderung kepada ramah lingkungan,” jelasnya.

Pemerintah pun dalam partisipasinya menyelamatkan bumi juga telah melakukan kegiatan plastik berbayar dengan harapan dapat menurunkan pencemaran bumi dari limbah plastik yang dapat menyebabkan timbulnya bencana alam seperti banjir dan wabah penyakit.

Oleh sebab itu, Zaskia berharap kepada masyarakat agar dapat ikut serta berpartisipasi menyelamatkan bumi lebih banyak lagi. Dengan begitu, kelangsungan generasi yang akan datang akan semakin cerah dan terus berkembang.(Izl)

[ MuhammadKhotib/HD ]

Tags: