Meski Sepakat Lakukan Gencatan Senjata, Israel Terus Bombardir Gaza

Meski Sepakat Lakukan Gencatan Senjata, Israel Terus Bombardir Gaza.

HarianDepok.com – Berita – Internasional , Warga-warga yang tidak bersalah tarus menjadi korban di Gaza. Minggu, pasukan Israel menyerang sebuah sekolah yang menampung lebih dari 3.000 pengungsi di Rafah. Serangan itu membunuh 15 pengungsi dan melukai 30 lainnya.

“Bom itu menghantam gerbang sekolah. Sejumlah orang di dalam dan di luar tewas,” kata Adnan Abu Hasna, Juru Bicara Badan PBB Bantuan dan Pekerjaan (UNRWA).

Serangan itu adalah serangan ketujuh yang diluncurkan oleh Israel terhadap sekolah di Gaza. Rabu lalu, tiga mortir ditembakkan dari tank Israel dan menghancurkan sebuah sekolah perempuan yang dikelola oleh PBB. Serangan itu menewaskan 19 orang dan melukai 25 lainnya.

Seorang perwira senior UNRWA Christopher Gunness, sempat menitikkan air mata saat ia sedang diwawancarai oleh Al-Jazeera hanya beberapa saat setelah serangan yang terjadi pada Rabu pekan lalu.

“Hak-hak rakyat Palestina, bahkan anak-anak tidak dihormati. Ini menyedihkan,” kata Gunness.

Sementara Hammas telah sepakat untuk melakukan gencatan senjata 72 jam. Gencatan senjata itu diusulkan dalam pembicaraan yang diadakan di Kairo beberapa hari setelah gencatan senjata tiga hari yang direncanakan pekan lalu gagal.

Juru bicara Hamas, Sami Abu Zuhri mengatakan bahwa pihaknya setuju untuk melakukan gencatan senjata. Seorang pejabat senior Israel juga mengatakan kepada BBC, Israel akan menerima draft usulan Mesir untuk gencatan senjata tanpa prasyaratan selama 72 jam.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan ia tidak akan menghentikan operasi militer di Gaza, tapi negosiasi masih berlangsung di Kairo, yang juga dihadiri oleh Hamas. Mesir berharap gencatan senjata akan diikuti oleh gencatan senjata permanen dan pemulihan stabilitas.

[adm/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)