Dinkes Depok Optimis Raih 100 Persen Pencapaian PIN di Kotanya

Dinkes Depok Optimis Raih 100 Persen Pencapaian PIN di Kotanya

HarianDepok.com – Berita , Meski sudah diberikan sosialisasi dan himbauan kepada seluruh masyarakat yang ada di wilayah kota Depoo terkait program Pekan Imunisasi Nasional (PIN) yang serentak diselenggarakan oleh seluruh kota kota di Indonesia sejak 08 Maret 2016 kemarin, namun hal tersebut dianggap masih kurang maksimal dalam mengantisipasi virus Polio.

Untuk memaksimalkannya, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menginstruksikan kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok agar melakukan razia balita ke sejumlah lingkungan pemukiman agar guna diberikan vaksin polio. Dengan adanya razia balita tersebut, diharapkan dapat menekan wabah polio di kota Depok dengan maksimal.

Dari pengakuan Dinkes Kota Depok hingga kini, balita yang sudah mendapatkan vaksin Polio telah mencapai 95 persen. Dengan adanya razia balita yang terus dilakukannya hingga 15 Maret 2016 ini, diharapkannya seluruh balita yang ada di kota Depok dapat mencapai 100 persen.

“Sampai hari ini, kami masih melakukan razia balita ke sejumlah pemukiman warga untuk diberikan vaksin polio. Sampai dengan saat ini jumlah balita yang sudah mendapatkan vaksin Polio mencapai 95 persen, semoga pada 15 Maret nanti jumlah tersebut terus meningkat sampai dengan 100 persen,” tutur Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, Noerzamanti Liez Karmawati, Senin (14/03/2016).

Liez menjelaskan, adanya kegiatan razia balita yang dilakukan oleh pihaknya hingga saat ini bertujuan agar seluruh balita yang ada di wilayah kota Depok dapat terhindar dari penyakit yang diakibatkan oleh virus Polio. Ia juga menekankan bahwa untuk pemberian vaksin Polio saat ini tidak dipungut biaya apapun alias gratis, jadi para orangtua tidak perlu khawatir akan terbebani oleh adanya administrasi apapun.

Ia menejelaskan, pada hari pertama pelaksanaan PIN di wilayah kota Depok, pihaknya sempat terkendala oleh banyaknya masyarakat yang memiliki balita berhalangan hadir dikarenakan oleh beberapa alasan sehingga membuat para petugas agak kebingungan dalam menangani permasalahan Polio.

“Ada yang beralasan dirinya sibuk mengurus sesuatu hal dan bekerja, sehingga menyebabkan mereka tidak mau untuk membawa anak anak mereka ke Posyandu untuk diberikan vaksin Polio. Maka daripada itu, kami lakukan razia ke sejumlah pemukiman yang dimana masih banyak balita yang belum mendapatkan vaksin Polio agar langsung di tetesi agar terhindar dari penyakit yang ditimbulkan virus Polio,” katanya.

Hal serupa pun juga dilakukan oleh Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna yang ikut melakukan razia balita di Kecamatan Sawangan guna mengantisipasi bahaya Polio di wilayah kota Depok. Dengan target sebanyak 16 ribu balita untuk divaksinasi, Pradi pun siap memenuhinya dengan dibantu oleh sejumlah pihak terkait.

“Kami terus buru balita yang belum ditetesi vaksin polio agar mendapatkan vaksin Polio. Ini kami lakukan karena adanya beragam alasan dari para orangtua sehingga tidak sempat membawa anak anaknya ke Posyandu terdekat. Maka daripada itu kami kunjungi mereka agar mendapatkan vaksin Polio,” jelasnya.

Dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkannya kota Depok dapat terhindar dari bahaya penyakit Polio yang hingga sampai saat ini belum diketahui obatnya.(Izl)

[ AndriIdaman/HD ]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)