Sopir Taksi Ancam Tidak Mau Bayar Pajak Jika Taksi Online Masih Beroperasi

Sopir Taksi Ancam Tidak Mau Bayar Pajak Jika Taksi Online Masih Beroperasi

HarianDepok.com – Berita – Nasional , Para sopir taksi yang menggelar mogok massal menegaskan bahwa jika pemerintah tetap mengizinkan taksi berbasis aplikasi online beroperasi, mereka juga menginginkan hak istimewa yang didapatkan para sopir taksi online ini. Diberitakan sebelumnya, ratusan taksi yang biasa beroperasi di Bandara Soekarno-Hatta pada Senin (14/03/2016) sudah mulai melakukan aksi mogok massal dengan cara berkonvoi menuju Jakarta untuk melakukan demonstrasi.

Aksi mogok massal ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap pemerintah soal maraknya layanan angkutan umum berbasis online. Para sopir berdemo karena merasa dirugikan dari segi pendapatan dengan keberadaan layanan berbasis aplikasi online itu.

“Tujuan utama kami demo ini supaya pemerintah melarang taksi online beroperasi. Namun jika mereka tetap diizinkan operasi, tidak apa-apa. Asal, kami juga nggak bayar pajak seperti mereka, ” ujar Teddy, seorang sopir taksi Express di kawasan Rawa Bokor. Teddy mengungkapkan, setelah taksi berbasis aplikasi online merebak, pendapatannya per hari menurun sangat drastis.

“Pendapatan turun 70 persen. Itu kan belom dipotong setoran dan lainnya. Kadang malah kalau dapatnya pas-pasan, pulang nggak bawa duit sama sekali. Sedangkan, taksi yang berbasis online dapat bayaran tanpa potongan apapun. Kan nggak adil, ” ujar Teddy kesal. Hal serupa juga dikatakan sopir taksi Express lainnya, Aristo. “Dikira nggak susah apa bayar uang sekolah anak sama belanja keperluan sehari-hari istri? Pokoknya taksi online harus dilarang, atau ya kami juga nggak mau bayar pajak ke negara, ” pungkas Aristo.

[ TaufikHidayat/HD ]

Tags:
author

Author: 

Writer and Author In HarianDepok