Lima Tahun Kedepan, Kota Depok Diprediksikan Akan Lumpuh Total Akibat Macet Parah

Lima Tahun Kedepan, Kota Depok Diprediksikan Akan Lumpuh Total Akibat Macet Parah

HarianDepok.com – Berita , Dalam beberapa tahun kedepan, kota Depok perkirakan akan menjadi salah satu kota yang tingkat kemacetannya amat parah karena jumlah kendaraan yang semakin meningkat dan juga disebabkan oleh perkembangan infrastruktur kota yang kalah saing dengan jumlah penduduk kota yang setiap waktu mengalami peningkatan.

Seperti yang diketahui bahwa jumlah penduduk di kota Depok sendiri saat ini sudah mencapai 2 juta jiwa yang dimana kebanyakan dari warganya kerap menggunakan kendaraan pribadi ketimbang jasa layanan transportasi umum. Hal inilah yang menjadi salah satu penyebab diprediksikannya kota Depok yang macet parah. Belum lagi adanya warga dari kota lain yang melintasi wilayah kota Depok, membuat kota ber ikon belimbing dewa seakan akan lumpuh total.

Pemerintah Kota (Pemkot) Depok seakan akan tidak berdaya dalam menangani permasalahan kemacetan di wilayahnya sendiri. Mulai dari belum maksimalnya penerapan penggunaan layanan transportasi masal, jalan yang kerap tergenang apabila terjadi hujan sampai dengan belum terealisasikannya rencana pembangunan fly over guna mengatasi kemacetan di kota Depok sampai dengan saat ini.

Menyikapi perihal tersebut, Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok, Edi Suherman mengatakan, bahwa apabila permasalahan kemacetan tidak ditangani mulai dari sekarang, maka dirinya memprediksikan pada lima tahun kedepan mobil akan tidak dapat berjalan lagi karena tingkat kemacetannya yang sudah diatas normal.

“Apabila tidak ditangani mulai dari sekarang, permasalahan kemacetan ini akan semakin parah. Kemungkinan besar mobil pun juga tidak dapat digunakan karena volume kendaraan yang melebihi kapasitas daya tampung jalan,” tuturnya kepada awak media, Sabtu (12/03/2016).

Menurut penjelasannya, hingga saat ini volume kendaraan yang melintasi sejumlah jalan di wilayah kota Depok sudah melebihi kapasitas daya tampung jalan yang dimana sudah berada di titik 0,8 dan terus bergerak perlahan sampai kepada titik 0 yang diperkirakan akan terjadi pada tahun 2021 mendatang. Hal ini diperkirakan akan terjadi apabila tidak adanya penanganan secara serius oleh pihak terkait.

Dijelaskannya bahwa titik 0 diartikannya bahwa kendaraan sudah tidak bisa berjalan lagi dikarenakan jumlah kendaraan yang sudah melebihi batas tanpa adanya peningkatan kapasitas jalan seperti misalnya pelebaran jalan atau sebagainya. “Kendaraan akan total stuck/berhenti tidak bisa jalan apabila tidak ada penanganan secara serius,” jelasnya.

Agar hal tersebut tidak terjadi, pihaknya pun mengaku harus ada terobosan baru agar tingkat kemacetan dapat terurai dengan baik yang dimana salah satunya adalah dengan cara membangun jalan perlintasan tembusan guna mengurangi kemacetan yang terjadi di pusat kota yang berada tepat di kawasan Margonda Raya.

Dengan adanya penanggulangan kemacetan seperti halnya itu, diharapkan kota Depok, khususnya di jalur/kawasan protokol pusat kotanya dapat ditangani dengan baik sehingga dapat memperhambat meningkatnya kemacetan di wilayah kota Depok.(Izl)

[ MuhammadKhotib/HD ]

Tags: