BLH Depok Usul Kendaraan Gas buang Berlebih Sebaiknya Ditilang Saja

BLH Depok Usul Kendaraan Gas buang Berlebih Sebaiknya Ditilang Saja

HarianDepok.com – Berita , Banyaknya pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh sejumlah faktor seperti asap dari pembakaran hutan dan kendaraan bermotor menjadi salah satu hal yang membuat negara Indonesia dikategorikan sebagai penyumbang polusi terbesar se dunia.

Selain daripada itu, maraknya penebangan sejumlah hutan untuk dikomersilkan kekayaan alamnya juga menjadi satu dari sekian banyak faktor yang juga menyebabkan pemanasan global semakin terasa di dunia. Untuk mencegah semakin meluasnya pemanasan global tersebut, beberapa negara maju pun menghimbau kepada seluruh negara agar dapat menjaga wilayahnya dari pemanasan global.

Kepala Badan Lingkunhan Hidup (BLH) kota Depok, Wijayanto dalam menyikapi atas adanya perihal tersebut mengatakan, banyaknya kendaraan yang memproduksi asap buang tidak ramah lingkungan saat ini harus mendapatkan penindakan tegas dari pihak terkait.

Pasalnya, kendaraan yang tidak lulus uji emisi kerap masih digunakan untuk dikendarai sehari harinya yang berdampak kepada peningkatan jumlah polusi yang dihasilkan. Selain dapat mencemari udara bersih, gas tersebut juga berbahaya bagi kesehatan masyarakat yang secara tidak sengaja menghirup gas buang kendaraan.

Untuk itu, Wijayanto meminta kepada pihak terkait agar segera mengambil tindakan tegas kepada oknum oknum nakal dengan cara diberikan sanksi seberat beratnya. Hal ini patut diterapkan agar dapat memberikan efek jera sekaligus menjadi percontohan untuk yang lainnya agar selalu merawat kendaraannya sehingga gas yang terbuang tidak terlalu berdampak buruk bagi kelestarian lingkungan dan kesehatan masyarakat.

“Saya inginnya kendaraan yang tidak sesuai dengan standarisasi dan tidak lolos uji emisi agar ditindak tegas seperti ditilang. Namun, untuk merealisasikan hal tersebut tentunya harus dikaji lebih mendalam terlebih dahulu. Saya berharap semoga pihak Kepolisian kota Depok dapat bersinergi dalam menangani permasalahan ini,” ujarnya, Jum’at (11/03/2016).

Sementara itu, Kepala Unit Dikyasa Polresta Depok, AKP Rasman dalam menanggapi permasalahan tersebut mengatakan bahwa dalam penindakan kepada kendaraan yang sudah melampaui batas gas buang hanya akan diarahkan untuk segera ke bengkel yang ditunjuk untuk dilakukan perbaikan.

“Sampai saat ini, kami belum mendapatkan arahan untuk menilang kendaraan yang gas buangnya sudah melebihi normal, namun hingga kini kami hanya mengarahkannya saja ke bengkel untuk melakukan perawatan kendaraan. Kami lebih condong kepada mengamankan jalannya arus lalu lintas saja,” jelasnya.

Meski demikian, dirinya amat mendukung adanya usul tersebut untuk diaplikasikan dilapangannya agar para pengendara yang mengendarai kendaraan tidak sehat jera dan segera merawat kendaraannya ke bengkel. Selain berdampak kepada menurunnya kualitas udara di kota Depok, gas buang kendaraan berlebih juga berdampak kepada kesehehatan masyarakat. Untuk itu, ia pun berharap kepada Pemerintah agar dapat segera menerbitkan aturan mengenai perihal tersebut sehingga dapat ditindak tegas, baik itu berupa penilangan sampai dengan penyitaan kendaraan.(Izl)

[ AndriIdaman/HD ]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)