Pengedar Ganja di Depok Berhasil di Tangkap Aparat Kepolisian

Pengedar Ganja di Depok Berhasil di Tangkap Aparat Kepolisian

HarianDepok.com – Berita , Upaya pihak Kepolisian kota Depok dalam memberantas akan adanya peredaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayahnya, sampai dengan saat ini rutin melakukan razia ke sejumlah tempat tempat hiburan malam yang kerap dijadikan sarang oleh para pengedar narkoba untuk menjual barangnya kepada para pengguna narkoba.

Dari hasil razia yang selama ini dilakukan oleh pihak kepolisian kota Depok, petugas sedikitnya berhasil mengamankan puluhan pengedar narkoba dan puluhan paket narkoba berbagai jenis dari tangan para pelaku pengedar ganja. Hal tersebut merujuk kepada adanya instruksi langsung dari Presiden Indonesia, Joko Widodo yang menyatakan perang terhadap narkoba.

Meski sudah kerap kali petugas telah berhasil mengamankan para pengedar narkoba, namun masih ada saja pelaku yang nekat menjual narkoba di wilayah kota Depok. Akibatnya, pengedar tersebut harus pasrah menjalani hukuman yang dibebankan kepadanya terkait penyalahgunaan dan mengedarkan narkoba.

Pelaku pengedar narkoba tersebut diketahui tertangkap tangan usai bertransaksi narkoba dengan polisi yang menyamar sebagai pembeli. Petugas yang berasal dari Polsek Limo, Depok tersebut berhasil mengamankan pelaku pada Sabtu 05 Maret 2016 lalu beserta dengan barang bukti berupa ganja sebanyak satu amplop siap edar.

Kepala Polsek Limo, Komisaris Polisi Hendrik Situmorang pada saat dirinya berada di Mapolsek Limo beberapa waktu lalu menjelaskan, pihaknya dalam keberhasilan mengungkap peredaran narkoba di wilayah hukumnya ini didukung juga oleh adanya laporan dari masyarakat akan adanya tindak tanduk pelaku yang mencurigakan dan kerap meresahkan warga.

“Pelaku ini memang sudah menjadi target buruan kami sejak lama. Identitas pelaku pun sudah masuk ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) pihak kepolisian,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan, dari keterangan pelaku ganja yang siap untuk diedarkan tersebut dijual dengan harga 50 ribu rupiah per paketnya. Untuk target sasarannya, pelaku hanya menjual barang terlarang tersebut kepada orang yang dikenalnya saja. Oleh karena itu pelaku yang biasa dikenal dengan sebutan Jambul ini baru tertangkap.

Sedangkan keuntungan yang didapatkan pelaku dalam menjual ganja tersebut berkisar antara 100 sampai dengan 200 ribu rupiah. Pelaku yang saat ini masih ditangani oleh pihak kepolisian Limo dijerat dengan pasal 111 Junto 127 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 mengenai narkoba dengan ancaman kurungan penjara diatas 15 tahun.(Izl)

[ MuhammadKhotib/HD ]

Tags: