Pemkot Depok Akan Tindak Tegas Tempat Hiburan Tanpa Izin dan Menyalahi Aturan

Pemkot Depok Akan Tindak Tegas Tempat Hiburan Tanpa Izin dan Menyalahi Aturan

HarianDepok.com – Berita , Maraknya tempat hiburan keluarga yang kerap dijadikan tempat jual beli jasa pelayanan prostitusi dan minuman keras (miras) disikapi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Depok yang menyatakan akan menindak tegas tempat tempat hiburan malam dan lainnya yang biasa digunakan untuk tempat bermesum ria oleh sejumlah oknum tak bertanggung jawab.

Hal ini disebabkan oleh adanya peristiwa kecelakaan yang mengakibatkan satu mobil bermerk Honda Jazz ringsek karena terjun bebas dari lokasi parkir Depok Town Square pada pekan lalu yang mengakibatkan dua orang tewas di tempat sesaat usai mengunjungi tempat karaoke Venus.

Menurut data yang berhasil dihimpun bahwa, korban yang diketahui bernama Dessy Khanti Hastuti (21th) warga Gang Masjid Barat, Kelurahan Ratu Jaya, Kecamatan Cipayung, Depok merupakan salah satu gadis pemandu karaoke (LC) di tempat hiburan keluarga. Adanya penyediaan LC di tempat hiburan keluarga ini kontan mendapatkan respon dari Walikota Depok, Idris Abdul Shomad yang menyatakan akan segera mengambil tindakan tegas.

“Ya, Perihal ini akan kami kaji lagi sedetail mungkin. Setelah itu baru akan diambil tindakan tegas,” tuturnya kepada awak media, Rabu (09/03/2016).

Guna melakukan hal tersebut, Idris mengaku pihaknua akan melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian untuk menindaklanjuti akan adanya kasus tersebut. Pihaknya juga akan melakukan pemeriksaan kepada tempat hiburan tersebut terkait perizinan usahanya di kota Depok. Tak hanya sampai disitu saja, pihaknya juga akan memeriksa kelengkapan, operasional dan sarana pendukung lainnya apakah sudah memenuhi standar yang telah ditetapkan atau tidak.

“Kita lihat nanti saja ya, pokoknya akan kita periksa semuanya. Mulai dari perizinan usahanya, sarana pendukungnya apakah sudah sesuai dengan standarisasinya atau belum dan operasionalnya. Ini semua akan kita pelajari dan kita kaji lebih dalam lagi agar tidak salah mengambil tindakan. Apabila memang terbukti telah menyalahi aturan, pastinya tindakan tegas akan kita terapkan,”jelasnya.

Di lain pihak, Manager Marcomm Detos, Ferry Nurdin dalam pernyataannya mengenai adanya fasilitas seperti pemandu LC di tempat karaoke di tempat yang dikelolanya mengaku bahwa hal tersebut sudah diluar dari pengawasan pihaknya. Hal ini dikarenakan seluruh sarana, usaha dan hal yang terkait dengan usaha tenant, menjadi tanggung jawab sepenuhnya pemilik usaha tersebut.

“Adanya fasilitas seperti LC di tempat karaoke kami tidak mengetahuinya. Untuk lebih jelasnya lagi kami akan berusaha dan mencoba berkomunikasi dengan pihak pengelola Venus secepat mungkin,” katanya.

Dari penuturannya bahwa Venus dalam menjalankan usahanya sudah terbilang baik yang dimana pada sistem keamanannya sendiri akan mengecek seluruh pengunjung dan para pelanggan setianya. Hal inilah yang membuat dirinya menganggap bahwa Venus merupakan tempat hiburan umum yang baik bagi setiap tamu yang datang dan berkunjung ke tempat tersebut.

“Kalau dari sisi keamanannya memang sudah sesuai dengan standar mal, kalau untuk permasalahan mengenai LC jujur saja kami juga tidak mengetahuinya. Yang kami tahu, Venus itu adalah tempat hiburan umum layaknya tempat hiburan biasa saja, tidak ada yang berbeda dengan yang lainnya. Untuk semua pengunjung, baik itu yang ingin masuk ke Venus ataupun yang lainnya, kami perlakukan sama. Tapi, apabila sudah masuk ke Venus, itu sudah diluar dari tanggung jawab kami sebagai pihak pengelola,” ungkapnya.

[ AndriIdaman/HD ]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)