Katulampa Siaga 1, Warga Depok Dihimbau Agar Waspada

Katulampa Siaga 1, Warga Depok Dihimbau Agar Waspada

HarianDepok.com – Berita , Adanya laporan dari penjaga pintu air Katulampa, Bogor mengenai ketinggian air mencapai 200 sentimeter yang telah dinyatakan masuk ke dalam siaga 1 baru baru ini, membuat sejumlah warga kota Depok yang bermukim di kawasan Pondok Cina dan Kemiri Muka Beji tepat persis di bantaran kali Ciliwung mulai membenahi harta bendanya ke tempat yang lebih tinggi.

Mulai dari peralatan elektronik sampai dengan perabotan rumah tangga satu demi satu berpindah sementara waktu ke rumah tetangga yang tidak jauh dari tempat mereka bermukim. Dari kebanyakan warga yang mengungsi mengatakan bahwa hal tersebut adalah hal rutinitas setiap tahunnya pada saat musim penghujan tiba, apalagi telah terdengar akan adanya air kiriman dari kota Bogor pada saat ini.

Kepala Polisi Sektor Beji, Komisaris Polisi Ni Gusti Ayu Supiati mengatakan, pihaknya langsung diterjunkan kelapangan guna menjaga keamanan lingkungan sekitar usai mendapati adanya kabar berita mengenai pintu air Katulampa yang sudah masuk ke dalam siaga 1. Sejumlah petugas pun dikerahkannya guna membantu masyarakat mengungsi.

“Beberapa warga yang tempat tinggalnya berada di bantaran kali sebagian besarnya sudah mengungsi ke tempat yang lebih tinggi, namun ada juga pemukiman warga yang sempat tergenang air semata kaki akibat adanya luapan air dari kali Ciliwung. Meski demikian, genangan air kembali surut dalam beberapa jam saja,” tuturnya, Rabu (09/03/2016).

Lebih lanjut ia pun menghimbau kepada seluruh masyarakat khususnya bagi yang bermukim di dekat bantaran kali agar selalu bersikap waspada dan segera mengungsi ke tempat yang lebih aman mengingat akan adanya laporan siaga 1 yang dikabarkan oleh pihak penjaga pintu air Katulampa, Bogor.

“Demi menjaga keamanan dan keselamatan warga, kami menghimbau untuk melakukan pengungsian ke tempat yang lebih aman sementara waktu agar terhindar dari segala hal yang merugikan dan membahayakan jiwa terkait akan adanya laporan siaga satu dari Katulampa Bogor,” tegasnya.

Ia pun menuturkan bahwa selama kawasan tersebut masih dikategorikan akan terjadi bencana banjir, pihaknya akan tetap melaksanakan penjagaan selama 24 jam penuh untuk mengantisipasi akan terjadinya hal hal yang tidak diinginkan.

Di lain pihak, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) kota Depok, Manto mengatakan, pihaknya akan terus melakukan pengawasan dan penjagaan serta penanggulangan bencana di wilayah kota Depok  selama waktu yang tidak ditentukan mengingat saat ini sudah memasuki musim penghujan.

Agar dapat memaksimalkan hal tersebut, pihaknya pun sudah menyiapkan sejumlah sarana dan prasarana pendukung di setiap Kelurahan yang dianggapnya rawan terjadi bencana. Selain daripada itu, anggaran Siap Tanggap pun juga turut disiapkan untuk digunakan memperbaiki fasilitas umum yang rusak seperti jembatan penghubung, turap dan  perbaikan saluran.(Izl)

[ AndriIdaman/HD [

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)