Ini Penyebab Tingginya Kasus Perceraian di Kota Depok

Ini Penyebab Tingginya Kasus Perceraian di Kota Depok

HarianDepok.com – Berita , Tingginya kasus perceraian yang terjadi di wilayah kota Depok akhir akhir ini menjadi salah satu permasalahan yang harus segera ditangani, baik itu oleh pemerintah kota nya sendiri maupun masyarakatnya. Pasalnya, perceraian bukan hanya terjadi akibat kurang harmonisnya hubungan di dalam rumah tangga saja, melainkan ada faktor lainnya yang bisa menyebabkan perceraian terjadi kepada setiap pasangan.

Beberapa faktor penyebab timbulnya perceraian yang terjadi diantaranya adalah, adanya pergaulan di lingkungan sosial yang tidak sehat, penggunaan perangkat elektronik modern yang melebihi kebutuhan. Hal hal tersebut secara tidak langsung dapat berdampak kepada keretakan hubungan di dalam rumah tangga sehingga mengakibatkan adanya kasus perceraian.

Kepala Seksi Bina Masyarakat (Bimas) Kementerian Agama (Kemenag) Kota Depok, Supriyanto dalam tanggapannya mengatakan bahwa, meskipun perceraian dihalalkan oleh agama, namun hal tersebut amatlah dibenci oleh Allah SWT yang berdampak kepada mental anak anak yang dilahirkan dari pernikahan.

“Kasus perceraian itu pada dasarnya adalah kurangnya pemahaman dan kesadaran serta penalaran seseorang terhadap ajaran agama, sehingga dapat mengakibatkan runtuhnya hubungan di dalam suatu keluarga,” tuturnya, Senin (07/03/2016).

Selain daripada it, Supriyanto juga mengungkapkan penyebab lain yang dapat memicu terjadinya perceraian yang dimana dikatakannya adalah perselingkuhan yang amat berpengaruh dalam suatu hubungan pernikahan sehingga berakibat perceraian terjadi. Maka daripada itu dirinya mengungkapkan dengan adanya pemahaman agama yang baik dapat mencegah adanya perceraian.

Ia juga mengungkapkan, tingginya kasus perceraian yang terjadi di wilayah kota Depok beberapa tahun belakangan ini banyak dipicu oleh adanya faktor ekonomi, kekerasan di dalam rumah tangga dan tekanan dalam menjalani hubungan rumah tangga. Bahkan sampai dengan saat ini kasus perceraian di Depok lebih didominasi oleh kaum perempuan ketimbang laki laki.

Pihaknya pun dalam upayanya menekan kasus perceraian sudah kerap dilakukan dengan cara memberikan himbauan dan pengertian kepada kedua pasangan agar dapat membatalkan perceraiannya, namun hal tersebut hanya berhasil sepersekian persennya saja dari total keseluruhan kasus perceraian.

Oleh sebab itu, dirinya menghimbau kepada masyarakat kota Depok khususnya bagi yang sudah memiliki hubungan nikah, agar dapat menjaga dan memelihara kerukunan di dalam rumah tangga dengan menerapkan kaidah kaidah yang ada sehingga dapat meminimalisir terjadinya perceraian yang berdampak kepada anak anak hasil pernikahan.(Izl)

[ AndriIdaman/HD ]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)