Polisi Butuh Dukungan Mengatasi Aksi Terorisme

Polisi Butuh Dukungan Mengatasi Aksi Terorisme.

HarianDepok.com – Berita – Nasional , Kepala Divisi Humas dari Indonesia Inspektur Jenderal Polisi Ronny Franky Sompie mengatakan bahwa polisi tidak bisa bekerja sendiri untuk memerangi terorisme di Indonesia menyusul dukungan yang luas untuk Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Polisi perlu dukungan dari para pemangku kepentingan,” kata Ronny, pada Jumat, 1 Agustus 2014.

Menurutnya, para pemangku kepentingan yang ada, termasuk polisi, harus merapatkan barisan dan berperan aktif untuk mengatasi masalah ini dan mengatakan bahwa tugas mereka adalah untuk membantu upaya pencegahan terorisme dan mendidik orang-orang guna memahami konsekuensi di masa depan terkait dengan fenomena saat ini.

Ronny juga mengatakan bahwa stakeholder termasuk Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Badan Intelijen Nasional (BIN), Departemen Kehakiman dan Hak Asasi Manusia, dan Departemen Agama juga harus ikut turun tangan dan bekerja sama.

Ronny menambahkan bahwa pada saat ini, polisi tidak bisa mengambil tindakan hukum terhadap mereka yang mendukung ISIS karena mereka tidak melakukan aksi terorisme sebagai langkah Densus 88 ketika aksi terorisme telah dilakukan.

“Polisi menangani penegakan hukum,” katanya.

Namun, Ronny mengatakan bahwa polisi telah mengambil langkah-langkah untuk menangani kelompok-kelompok yang mendukung ISIS, antara lain dengan melakukan kegiatan-kegiatan intelijen melalui BIN dan Kepolisian. Kegiatan-kegiatan intelijen, katanya bertujuan untuk mendeteksi kegiatan kriminal yang mengganggu ketertiban umum.

Sebelumnya, dilaporkan bahwa sekelompok orang muncul dalam sebuah video yang dirilis oleh ISIS. Mereka mendesak Muslim di Indonesia untuk bergabung ISIS. Ratusan orang di Solo, Jawa Tengah, dan beberapa daerah lainnya bahkan telah menyatakan dukungan mereka untuk ISIS dan menyatakan Abu Bakr al Baghdadi sebagai pemimpin mereka.

[adm/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)