Sebanyak 75 Persen Gedung Sekolah di Depok Harus Direnovasi

Sebanyak 75 Persen Gedung Sekolah di Depok Harus Direnovasi

HarianDepok.com – Berita , Banyaknya permasalahan di sektor pendidikan di kotanya sampai dengan saat ini menjadi salah satu tamparan keras kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Depok agar segera membenahi dan membangunya secepat mungkin agar dapat meminimalisir terjadinya kecelakaan yang terjadi pada saat kegiatan belajar mengajar dilakukan.

Seperti yang diketahui bahwa, saat ini, sisa runtuhan atap gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) 06 Kalibaru, Depok masih terlihat dan belum adanya pengerjaan perbaikan oleh Pemerintah terkait pernyataan Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna pada beberapa hari kemarin yang menyatakan telah menyiapkan dana bantuan perbaikan gedung sebesar 200 juta rupiah untuk digunakan membangun atap bangunan yang runtuh.

Lain lagi di gedung sekolah SDN Beji Timur 3, Depok yang diketahui sudah dalam kondisi yang cukup memprihatinkan dan amat membahayakan para siswa siswinya terlebih lagi pada saat jam pelajaran dimulai. Kerusakan tersebut sudah mulai terlihat sejak lima tahun yang lalu dan hingga kini, belum ada tindakan serius dari Pemkot Depok dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasana pendidikan di kotanya.

Kepala Bendahara Sekolah Dasar Negeri (SDN) 03 Beji Timur, Depok, Yuni Astuti mengungkapkan kepada media bahwa gedung yang berdiri sejak tahun 1985 memang sudah mengalami penurunan kualitas yang dimana pada atap sekolah, kayu penahannya sudah mengalami pembusukan (lapuk) akibat cuaca dan usia. Akibatnya, beberapa titik di atap gedung pun mengalami kerusakan.

“Kerusakan di beberapa atap ruang kelas yaitu di kelas enam dan kelas empat sudah terjadi sejak lima tahun yang lalu dan dibiarkan bocor begitu saja, kalau musim penghujan tiba, pasti ruang kelas banjir sehingga mengganggu kegiatan belajar mengajar,” tuturnya kepada awak media, Rabu (02/03/2016).

Dari pengakuannya, pihak sekolah sudah melakukan pengajuan perbaikan kepada pemerintah agar kerusakan di gedung sekolah tersebut tidak menjadi kekhawatiran para orangtua murid dan para tenaga pengajar dalam menjalankan tugasnya memberikan pendidikan yang bermanfaat. Selain daripada itu, hal tersebut juga diharapkan dapat menekan terjadinya atap ambruk yang sempat terjadi di SDN Kalibaru baru 06 baru ini.

“Menunggu akan adanya feedback dari pengajuan perbaikan kamipun juga sempat berusaha membetulkan atap seadanya dengan memanggil tukang, namun kebanyakan dari mereka tidak ada yang berani memperbaikinya dengan alasan harus diperbaiki secara besar besaran,” katanya.

Sementara itu, Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan Kota Depok, Wahyu Hidayat dalam menanggapi adanya permasalahan tersebut mengatakan, bahwa sekitar 75 persen bangunan sekolah negeri di Depok memang sudah harus direnovasi. Untuk itu, pihaknya mengusahakan agar hal tersebut dapat diselesaikan secepat mungkin.

Wahyu pun menjelaskan, bahwa keterbatasan dana anggaran menjadi persoalan utamanya dalam merealisasikan hal tersebut, namun ia berjanji akan terus mengupayakan perbaikan tahap demi tahap mengimbangi anggaran yang disediakan. Untuk itu ia pun sudah mengajukan dana anggaran untuk memperbaiki 20 persen bangunan sekolah yang ada di kota Depok.

“Paling mendesak ada sekitar 20 persennya, ini sudah kami masukkan ke anggaran rehab di tahun ini. Saya pun berharap pengajuan ini dapat segera disetujui dan bisa langsung diterapkan,” tandasnya.(Izl)

[ AndriIdaman/HD ]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)