Peserta UNPK Kini Wajib Miliki NISN

Peserta UNPK Kini Wajib Miliki NISN

HarianDepok.com – Berita , Semua siswa atau warga binaan peserta Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan (UNPK) tahun ini wajib mempunyai Nomer Induk Siswa Nasional (NISN) untuk dapat mengikuti ujian kejar paket, baik paket A, B, maupun C. Kebijakan baru ini mulai diterapkan tahun ajaran 2016/2017 ini dan merupakan program pemerintah pusat yang ditujukan pada seluruh siswa kejar paket di seluruh Tanah Air.

“Selama ini seluruh siswa kejar paket tidak mempunyai NISN seperti halnya siswa di tingkat pendidikan formal. NISN ini baru diterapkan tahun 2016 ini,” ujar kepala Seksi Pendidikan Masyarakat, Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta, Suprianto SPd MM, Senin (22/02/2016). Supriyanto sendiri menyatakan seluruh siswa peserta UNPK tahun 2016 baik paket A, B maupun C di kota Yogyakarta kini sudah mempunyai NISN, usai sebelumnya diajukan dan diproses pada Desember 2015 lalu.

Proses pengajuan NISN tersebut dilakukan oleh masing-masing SKB (Sanggar Kegiatan Belajar) atau PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) melalui dinas Pendidikan Kota dan Propinsi untuk diteruskan ke pusat. “Saat ini seluruhnya sudah beres. Tanggal 31 Desember 2015 lalu sudah kita proses entri ke pusat. Meskipun masih ada 3 orang siswa dari PKBM Rangsang Imojoyo yang tekendala sehingga NISN-nya belum muncul karena mungkin terselip,” ujarnya.

Sedangkan proses pelaksanaan UNPK di kota Yogyakarta sendiri tahun 2016 ini tetap dilangsungkan secara terpadu di satu lokasi yakni di SMPN 15 Yogyakarta. Berdasarkan data Dinas Pendidikan kota Yogyakarta, jumlah peserta UNPK paket C di kota Yogyakarta tercatat diikuti 477 siswa. Jumlah itu terdiri dari sebanyak 421 siswa dari paket IPS dan 56 siswa dari paket IPA yang berasal dari 9 SKB maupun PKBM.

Sementara jumlah peserta UNPK Paket B tercatat sebanyak 192 siswa. Sementara  Paket A sebanyak 86 siswa. “Pelaksanaan UNPK paket C akan digelar secara serentak pada 4-7 April dengan ujian susulan pada 11-14 april. Paket B pada 9-11 mei. Sedang paket A pada 16-18 mei,” ujarnya. Menurut Suprianto secara teknis, pelaksaaan UNPK tahun ini masih sama sepertihalnya tahun-tahun sebelumnya.

yaitu dengan berbasis kertas atau Paper Test. “Sampai dengan saat ini kita belum mendapat laporan adanya siswa peserta ujian berkebutuhan  khusus. Jika ada pun nantinya siswa berkebutuhan khusus tetap mengikuti ujian dengan jenis soal yang sama, hanya saja mereka akan didampingi oleh guru pendamping,” tuturnya.

[ TaufikHidayat/HD ]

Rate this article!
Tags:
author

Author: 

Writer and Author In HarianDepok