Walikota Depok Instruksikan Selalu Gerakan Program Tiga Pilar Terkait Migrasi Eks Warga Kalijodo

Walikota Depok Instruksikan Selalu Gerakan Program Tiga Pilar Terkait Migrasi Eks Warga Kalijodo

HarianDepok.com – Berita , Adanya kegiatan penertiban lahan hijau di kawasan Kalijodo, Jakarta yang direncanakan akan dilaksanakan pada 1 Maret 2016 mendatang oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, disikapi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dengan menginstruksikan sejumlah OPD yang ada terkait adanya migrasi yang dilakukan oleh masyarakat eks Kalijodo.

Hal ini sengaja dilakukannya guna mengantisipasi adanya para Pekerja Seks Komersial (PSK) yang banting stir menggelar jasanya ke wilayah terdekat seperti kota Depok yang sarat menjadi tempat terfavorit dikarenakan letaknya yang amat strategis dan bersebelahan langsung dengan wilayah Ibukota DKI Jakarta.

Walikota Depok, Idris Abdul Shomad dalam keterangannya mengenai perihal tersebut mengatakan bahwa dirinya telah menginstruksikan kepada sejumlah instansi terkait seperti Dinas Tenaga Kerja dan Dinas Sosial Kota Depok dalam menangani permasalahan perpindahan para PSK dari Kalijodo ke kota Depok.

“Saya sudah menginstruksikan ke dinas dinas terkait untuk segera mengambil langkah untuk mengantisipasi masuknya eks warga Kalijodo ke wilayah kota Depok,” tuturnya di Depok, Minggu (28/02/2016).

Tindakan ini dilakukannya bukan untuk mencegah adanya perpindahan eks warga Kalijodo ke kota Depok, namun hal ini lebih ditekankan kepada perpindahan penjualan jasa layanan esek esek ke wilayah kota Depok yang saat ini terus mengupayakan kotanya agar dapat terbebas dari berbagai penyakit masyarakat seperti halnya jasa layanan prostitusi.

Untuk itu, Pemkot Depok bersama sama dengan Forum Komunikasi Daerah (Forkominda) akan duduk bersama membahas mengenai perihal tersebut terkait dengan penyakit masyarakat dari Kalijodo ke wilayah kota Depok. “Kami telah mencium akan adanya indikasi tersebut, oleh sebab itu kami antisipasi agar penyakit masyarakat ini tidak mewabah ke kota Depok. Ini memang baru indikasi saja, namun tindakan preventif menurut saya perlu untuk dilakukan sedini mungkin,” katanya.

Guna mengantisipasi akan adanya perihal tersebut, Idris pun menginstruksikan kepada seluruh jajarannya, mulai dari tingkat Kecamatan sampai dengan tingkat RT agar selalu mengetahui dan mengecek siapa saja warga pendatang baru. Selain daripada itu, dirinya juga meminta kepada pihak pengamanan daerah, baik itu polisi, TNI maupun Satpol PP agar rutin menggelar program Tiga Pilar guna menjamin keamanan, ketertiban di lingkungan masyarakat.

“Kami minta para Camat agar selalu memantau dan mengecek warga pendatang baru. Cek Identitas mereka, lalu cari informasi apakah pekerjaan mereka sehari hari, ini sangatlah penting guna mengantisipasi timbulnya penyakit masyarakat dan kejahatan di wilayah kota Depok,” tandasnya.(Izl)

[ AndriIdaman/HD ]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)