Program One Day No Rice di Depok Dicabut Oleh Walikota Depok Terpilih, Idris Abdul Shomad

Program One Day No Rice di Depok Dicabut Oleh Walikota Depok Terpilih, Idris Abdul Shomad

HarianDepok.com – Berita , Program One Day No Rice yang dicanangkan oleh mantan Walikota Depok, Nur Mahmudi Ismail pada beberapa tahun belakangan ini terus digalakkan di kota Depok dengan mendapatkan berbagai penghargaan atas penerapan kebijakannya dari berbagai kota yang lantas berencana mencontoh program tersebut rencananya akan dicabut programnya oleh Walikota Depok, Idris Abdul Shomad dalam waktu dekat ini.

Program One Day No Car pun yang dicanangkan juga oleh Nur Mahmudi juga mendapatkan hal yang serupa. Ini dikarenakan oleh adanya penilaian di kedua program tersebut yang dinilai tidak efektif dalam perwujudannya mengatasi kemacetan dan ketahanan pangan di wilayah kota Depok.

Walikota Depok, Idris Abdul Shomad mengatakan bahwa dirinya akan secepatnya mencabut program program tersebut yang dianggapnya tidak efektif dalam menurunkan jumlah kemacetan dan pola makan yang ada di kota Depok. Hal tersebut sudah menjadi keputusannya berdasarkan evaluasi yang diterapkannya terkait dua program tersebut.

“Kedepannya, program One Day No Car dan One Day No Rice sudah tidak berlaku lagi,” tuturnya pada saat usai melakukan serah terima jabatan Walikota Depok dari PJ Walikota Depok, Arifin Harun Kertasaputra ke Walikota dan Wakil Walikota Depok terpilih hasil Pilkada Depok 2015 Idris Abdul Shomad – Pradi Supriatna di Balaikota Depok belum lama ini.

Menurutnya, program ODNR dan ODNC yang dicanangkan oleh pejabat sebelumnya saat ini sudah tidak relevan lagi sehingga tidak mempengaruhi hal hal yang diharapkan dari kedua program tersebut yang dimana tingkat kemacetan masih terus terjadi seperti biasanya. Ini dikatakannya usai pihaknya melakukan evaluasi terhadap kedua program tersebut yang menyatakan bahwa ODNR dan ODNC sudah tidak efektif lagi.

“Sepenuhnya kami pun mendukung akan adanya program ketahanan pangan agar dapat mensejahterakan masyarakat, tetapi bukan untuk melarang warga mengkonsumsi nasi. Kamipun turut akan mengajak masyarakat untuk mempertahankan lahan pertanian mereka dan membantu mengelola lahan dengan memberikan edukasi yang bermanfaat agar hasil panen dapat bernilai ekonomis tinggi,” katanya.

Di lain hal ODNC yang diterapkan pun juga sudah tidak efektif lagi yang malahan membuat kebanyakan masyarakat yang akan mengunjungi Balaikota Depok menjadi kesulitan dikarenakan tidak diperbolehkannya mobil masuk ke lingkungan Balaikota sehingga banyak yang memarkirkan kendaraannya di badan jalan dan menyebabkan kemacetan.

Kabar yang sudah santar tersebut langsung disambut positif oleh para Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan menepukkan tangan tanda setuju dan mendukung kebijakan tersebut. ” memang tidak efektif dan lebih baik dicabut saja aturan ODNR dan ODNC di kota Depok,” ujar Asisten Pemerintahan Pemkot Depok, Herman Hidayat.

Dengan dicabutnya kebijakan tersebut, kini kota Depok yang biasanya pada setiap hari Selasa pertama di awal bulan diwajibkan untuk tidak menggunakan kendaraan pribadi dan mengkonsumsi pangan selain nasi dipastikan akan segera berakhir berkat adanya keputusan dari Walikota Depok, Idris Abdul Shomad.(Izl)

[ MuhammadKhotib/HD ]

Tags: