Pelecehan Seksual Dibawah Umur Kembali Terjadi di Kota Depok

Pelecehan Seksual Dibawah Umur Kembali Terjadi di Kota Depok

HarianDepok.com – Berita , Maraknya kasus pelecehan seksual dengan menggunakan kekerasan di kota Depok kian menjadi perbincangan hangat oleh berbagai kalangan khususnya Komisi Perlindungan Anak yang menyayangkan terjadinya kasus serupa dengan rentang waktu yang cukup singkat belakangan ini.

Seorang siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) di kota Depok, Jawa Barat dilaporkan telah menjadi korban kekerasan dan pelecehan seksual yang dilakukan oleh lima orang pelaku yang seluruhnya masih berstatus sebagai pelajar.

Korban yang diketahui berinisial R, salah satu siswi pelajar kelas 2 SMP di kota Depok ini telah mendapatkan perlakuan tidak senonoh oleh FP (15th) yang sebelum kejadian mengajak korban untuk bertemu dan nongkrong bareng di kawasan Perumahan Laguna yang berlokasi di Tapos Depok, Jawa Barat pada Kamis 18 Februari 2016 kemarin.

Dari pertemuan tersebut, korban yang sebelumnya hanya menyangka diajak untuk nongkrong bareng sontak kaget dipaksa oleh FP dan keempat pelaku lainnya ke rumah kosong tak jauh dari tempat pertemuan pertama. Korban yang hanya seorang diri saja berusaha melawan kelima pelaku dengan sekuat tenaga.

Pelaku yang sudah dirundung hasrat bejat dan kehilangan akal sehat ini akhirnya menang menaklukan korbannnya dan langsung menggilirnya bergantian kepada seluruh pelaku. Korban yang hanya bisa menahan kesakitan dan ketakutan yang amat sangat, hanya bisa pasrah menerima perlakuan dari para pelaku.

Puas melampiaskan nafsu bejatnya, para pelaku langsung melarikan diri dan meninggalkan korban begitu saja. Korban yang pada saat itu dalam keadaan lemah, berusaha untuk pulang. Sampai dirumah korban langsung menceritakan perihal tersebut kepada orangtuanya.

Orangtua korban yang tidak terima buah hatinya diperlakukan begitu rupa, akhirnya melaporkan hal tersebut ke pihak yang berwajib dan menuturkan kronologis kejadian. Setelah mendapatkan laporan tersebut, petugas langsung melakukan penyelidikan yang dimulai dari lokasi kejadian.

“Ya, kami telah menerima laporan dari orangtua korban yang melaporkan anaknya dilecehkan secara seksual oleh sejumlah pelaku. Kasus ini terungkap atas adanya pengakuan korban kepada orangtuanya usai mendapatkan perlakuan tak senonoh dari para pelaku. Usai mendapatkan laporan, kami langsung bekerja dengan melakukan penyelidikan mulai dari lokasi kejadian,” ujar Kapolsek Cimanggis, Komisaris Arlon Sitinjak, Minggu (21/02/2016).

Dari hasil penyelidikan tersebut, petugas akhirnya berhasil membekuk lima tersangka yang diantaranya diketahui berinisial CN(19th), FP (19th), MS (17th), J (18h) dan S (16th). Kelima pelaku tersebut ditangkap petugas tanpa mendapatkan perlawanan di tempat kediaman mereka masing masing yang berada di kawasan Cilangkap, Depok.

Dari pengakuan para pelaku, mereka melakukan hal tersebut karena terpengaruh oleh film porno yang mereka sering lihat. Sampai dengan saat ini kasusnya masih dalam pengembangan petugas dan rencananya kasus tersebut akan segera dilimpahkan ke pengadilan. Para pelaku dijerat dengan pasal 287 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama 15 tahun.

Hal tersebut menjadi coreng hitam Pemerintah Kota (Pemkot) Depok yang dimana sampai dengan saat ini masih terus berupaya menjadikan kotanya sebagai Kota Layak Anak. Oleh sebab itu, Pemkot Depok makin gencar melakukan kegiatan pencegahan dan pemahaman akan hal tersebut dengan mengajak serta pihak kepolisian ke sejumlah sekolah dengan harapan dapat mencegah timbulnya kembali kasus serupa di kemudian hari.(Izl)

[ AndriIdaman/HD ]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)