Jambret di Depok Hampir Menjadi Bulan Bulanan Kemarahan Warga

Jambret di Depok Hampir Menjadi Bulan Bulanan Kemarahan Warga

ilustrasi

HarianDepok.com – Berita , Masyarakat kota Depok diharapkan untuk meningkatkan kewaspadaannya terhadap aksi kejahatan dan tindakan kriminal yang kerap terjadi di tempat yang sunyi khususnya pada malam hari. Tak terkecuali para pengendara kendaraan yang melintasi sejumlah jalan dan keramaian kota. Pasalnya, belum lama ini ada seorang pengendara motor yang berinisial LA (19th) warga Cilodong, Depok telah menjadi korban penjambretan.

Diketahui pada saat sebelum peristiwa tersebut terjadi, LA yang tengah mengendarai sepeda motor melewati Jalan Margonda dengan dibonceng oleh temannya berhenti karena lampu merah tengah menyala, pada saat itu LA yang mendengar ada pesan masuk dari selulernya kontan saja membukanya sambil menunggu lampu hijau menyala.

Namun, siapa sangka, gerak gerik LA sudah diintai oleh pelaku yang dengan cepat menjambret handphone seluler korbannya pada saat itu juga. Korban yang sadar handphonenya diambil orang, dengan cepat berteriak minta tolong. Beruntung pada saat itu ada petugas kepolisian yang langsung menangkap pelaku yang  berusaha kabur menghindari petugas.

Pelaku yang sempat dikepung oleh massa hampir saja menjadi tempat pelampiasan kemarahan warga yang merasa tidak senang akan adanya keberadaan pelaku yang melakukan aksi kejahatan yang amat meresahkan warga.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polresta Depok, Komisaris Polisi Teguh Nugroho menjelaskan, pelaku usai melakukan penjambretan terhadap korbannya pada waktu itu berusaha melarikan diri dari keramaian orang, namun petugas yang mendengar adanya kejadian tersebut kontan saja mengejar pelaku dan menangkapnya.

“Usai melakukan penjambretan, pelaku langsung berusaha kabur dari kejaran petugas dan massa, namun berkat kesigapan petugas dan bantuan dari masyarakat, pelaku akhirnya dapat tertangkap. Pelaku yang pada saat itu akan digiring oleh petugas ke kantor, sempat akan menjadi bulan bulanan warga yang tidak senang akan adanya aksi kejahatan tersebut,” jelasnya di Depok, Kamis (18/02/2016).

Dari tangan pelaku, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit handphone merk Samsung milik si korban. Pelaku yang kini sudah diamankan petugas masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut, apakah peristiwa tersebut terkait dengan jaringan aksi kejahatan atau murni kejahatan biasa.

Kini pelaku harus mempertanggung jawabkan perbuatannya di mata hukum. Pelaku dijerat dengan pasal 365 mengenai penjambretan dengan ancaman hukuman penjara 12 tahun.(Izl)

[ AndriIdaman/HD ]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)