Hari Ke-6 Lebaran, Permintaan PRT di Depok Menurun

Hari Ke-6 Lebaran, Permintaan PRT di Depok Menurun.

HarianDepok.com – Berita , Pasca lebaran Idul Fitri 1435 Hijriah, berdampak pada penurunan permintaan pembantu rumah tangga (PRT) di Depok.

Hal ini diungkapkan oleh seorang mantan anggota DPRD Depok dari partai Golkar yang juga anak kandung dari pemilik Yayasan Penyalur PRT,Ibu Hadi di Jln Raya KArtini, Ernawati Hadi.

“Penurunan permintaan Pembantu Rumah Tangga ini disebabkan oleh banyaknya PRT yang berlibur ke luar negeri karena takut terjadi kerusuhan yang tidak diinginkan disini,” ungkap Ernawati Hadi, pada Sabtu (8/7).

Permintaan PRT inval, sambungnya, yang paling banyak adalah dari daerah Jakarta, dan untuk Depok sangat sedikit sekali. Pada tahu 2013 lalu, ada kurang lebih sekitar 800 permintaan, sementara sekarang di tahun 2014, permintaan baru mencapai 300 saja.

“Sekitar 80 persen dari permintaan Jakarta dan Depok hanya 20 persen saja,” jelasnya.

Selain itu, ia mengatakan PRT Inval tariff yang diterpakan bagi PRT musiman ini dibandrol dengan harga Rp. 150 ribu/hari, untuk 2 minggu, sisanya dibayar Rp 50 ribu / hari. Dengan rentang usia 20 sampai 45 tahun dan memiliki izin dari orang tua atau suami.

“Jika permintaan PRT inval yang diperlukan rata-rata, mampu bekerja sendiri, karena biasanya ada rumah yang mengerjakan dua sampai tiga PRT sekaligus, dan yang digunakan sudah pernah bekerja (setidaknya 3-5 tahun), biasa kerja serabutan (pengasuh anak, memasak, mencuci, membersihkan rumah),” katanya.

[adm/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)