Polisi Depok Tangkap Empat Orang Pelaku Penganiayaan

Polisi Depok Tangkap Empat Orang Pelaku Penganiayaan

HarianDepok.com – Berita , Sungguh naas nasib RAP (17th) yang telah menjadi bulan bulan sekelompok pemuda yang menuduhnya mencuri sepatu milik seorang remaja di Depok, Jawa Barat. Akibat dari tuduhan tersebut, RAP harus menerima bogeman mentah bertubi tubi dari para pengeroyok dan juga ditelanjangi sampai disisakan celana dalamnya saja.

Dari pengeroyokan tersebut, RAP mengalami beberapa luka serius dibagian kepala dan mengalami pendarahan akibat jotosan para pengeroyok sehingga ia tersungkur dan jatuh tepat di atas batu. Setelah puas menghadiahkan puluhan bogeman dan tendangan mentah ke RAP, para pengeroyok memulangkannya ke rumah orangtuanya dalam keadaan penuh luka dan darah.

Kepala Polsek Cimanggis, Komisaris Polisi Arlin Sitinjak mengatakan bahwa kejadian pengeroyokan tersebut berawal dari adanya peristiwa seseorang pengunjung warnet yang mengaku kehilangan sepatunya. Melihat adanya gerak gerik yang mencurigakan dari RAP, maka lantas saja ia menjadi tertuduh.

Usai mendapatkan kabar yang sifatnya belum diketahui kejelasannya pun langsung ditelan bulat bulat oleh para pelaku yang pada saat itu juga langsung menyambangi rumah korban dan menjemputnya dengan paksa dibawa ke Pasar Koja Cisalak. Disanalah korban mulai mendapatkan penganiayaan dari para pelaku.

Sebelum menganiaya korban, para pelaku pun sempat menggiring korban ke dekat kali diduga untuk menyamarkan teriakan korban dan menghindari keramaian. Di tempat tersebut, para pelaku dengan teganya memaksa korban melucuti seluruh pakaiannya dan juga mencukur rambut korban. Usai melakukan hal tersebut, pelaku pun langsung menghadiahkan bogeman ke arah korban.

Korban yang disiksa begitu rupa, hanya bisa pasrah melihat keadaannya penuh luka di sekujur tubuhnya. Setelah puas memberikan hantaman bertubi tubi ke arah korban, akhirnya korban digiring kembali dan dipulangkan kerumahnya dengan penuh luka lebam disejukur tubuhnya.

Melihat sang anak terluka begitu rupa, orangtua korban langsung membawa RAP ke tempat pengobatan guna diberikan pertolongan medis. Pada saat itupun, orangtua korban bergegas melaporkan hal tersebut ke pihak yang berwajib guna ditindaklanjuti.

Merujuk dari laporan tersebut dan penyelidikan yang dilakukan petugas dilapangan, akhirnya petugas berhasil menangkap empat orang pelaku penganiayaan yang diketahui berinisial EH (20th), MF (22th), AN (21th) dan AH (23th) yang langsung digiring petugas ke kantor polisi guna mempertanggungjawabkan perbuatannya dimata hukum.

Dari keterangan petugas, masih ada sembilan orang pelaku lagi yang masih dalam pengejaran petugas dan saat ini sudah masuk ke dalam DPO pihak kepolisian. “Yang bersangkutan disiksa karena dipaksa mengaku mencuri. Terdapat cukup banyak ya luka memar terutama dibagian wajah dan beberapa anggota tubuh lainnya karena dikeroyok,” jelasnya, Senin (15/02/2016).

Para pelaku yang kini masih dalam pengamanan petugas kepolisian dijerat dengan pasal 351 mengenai penganiayaan dengan ancaman hukuman penjara lima tahun.(Izl)

[ MuhammadKhotib/HD ]

Tags: