Bersiaplah, 2017 Pemkot Depok Alihkan Kepengurusan SMA dan SMK ke Pemprov

Bersiaplah, 2017 Pemkot Depok Alihkan Kepengurusan SMA dan SMK ke Pemprov

HarianDepok.com – Berita , Rencana pengambil alihan pengelolaan Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang ada diwilayah kota Depok oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat yang rencananya akan dilakukan pada tahun 2017 mendatang disikapi oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok dengan lapang dada.

Hal ini disebabkan oleh adanya Undang Undang yang mengatur tentang wewenang Pemerintah dalam menerapkan standar kualitas pendidikan yang ada khususnya di jenjang menengah keatas. Meski demikian pengambil alihan tersebut yang direncakan akan direalisasikan pada 2017 mendatang, namun persiapannya untuk perihal tersebut sudah dilakukan dari sekarang.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok, Herry Pansila dalam tanggapannya mengenai perihal tersebut mengatakan bahwa hal tersebut memang sudah seharusnya dilakujan. Pasalnya, ini tertuang jelas di dalam Undang Undang Pemerintah Daerah Nomor 23 Tahun 2014 yang mengatur mengenai hal hal tersebut.

“Kami sudah mempersiapkan segala sesuatunya. Apabila kedepannya ada hal hal yang perlu diurus terkait SMA dan SMK, maka dapat langsung mengurusnya langsung ke Bandung dan tidak lagi kepada kami. Ini dikarenakan kewenangan Pemprov lebih besar ketimbang kami, jadi menurut kami ini hal yang baik,” tuturnya di Depok, Sabtu (13/02/2016).

Senada dengan hal tersebut, Kepala Bidang Pendidikan Menengah dan Kejuruan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok, Tatik Wijayati mengatakan, bahwa merujuk kepada aturan tersebut, kedepannya Pemkot Depok hanya akan menangani sekolah tingkat dasar dan tingkat pertama saja. Jadi apabila ada sesuatu hal yang berkaitan dengan SMA dan SMK maka harus mengurusnya ke Pemprov.

“Saat ini pihak kami sudah mempersiapkan segala sesuatunya mengenai pengalihan kepengurusan sekolah ini kepada Pemprov di jenjang SMA dan SMK. Dan kami juga sudah menyerahkan sejumlah dokumen dokumen data tenaga pengajar yang bertugas di SMA dan SMK se kota Depok,” jelasnya.

Ia menjelaskan bahwa nantinya Pemkot Depok hanya bertugas mengurus SD dan SMP saja, dan selebihnya akan diurus langsung oleh Pemprov. Adapun beberapa hal yang nantinya akan diserahkan kepada Pemprov meliputi beberapa hal yang diantaranya adalah Sumber Daya Manusia dan keuangan.

“Dengan adanya penyerahan pengelolaan ini, kami harapkan SMK dan SMA yang ada di kota Depok dapat lebih berkembang dan bisa berprestasi lebih baik lagi. Selain daripada itu, Pemkot Depok juga dapat lebih fokus dalam membenahi dan mengembangkan SD dan SMP yang ada di kota Depok,” tandasnya.

Meski demikian atas perihal tersebut, masyarakat kota Depok diperkirakan akan lebih sulit dalam mengurus anak anaknya dalam bersekolah khususnya di tingkat SMA dan SMK. Ini disebabkan oleh kepengurusannya berada di kota Bandung yang dimana masyarakat akan terbebani oleh ongkos dan waktu yang lebih banyak.

Namun, harapan dari masyarakat kepada Pemkot Depok maupun Pemprov Jabar agar dapat memperhatikan beberapa kendala tersebut jangan sampai untuk mendapatkan pendidikan dipersulit akan jauhnya jarak yang berdampak kepada dibebankannya ekonomi masyarakat khususnya bagi yang golongan tidak mampu.(Izl)

[ AndriIdaman/HD ]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)