Depok Bentuk Tim “Pengusiran” Pendatang Baru

Depok Bentuk Tim “Pengusiran” Pendatang Baru.

HarianDepok.com – Berita , Mulyamto yang kini menjabat sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Depok, mengatakan bahwa pihaknya kini tengah membentuk tim operasi Yustisi kependudukan. Tim ini akan melaksanakan kegiatan usahanya dalam waktu dekat.

Mulyamto memperkirakan, sekitar 4.000 orang baru akan memasuki kota Depok, dari arus balik penumpang di hari setelah Lebaran tahun ini.

“Angka ini mengacu pada data tahun lalu yang memiliki jumlah sekitar 4.000,” kata Muliamto, Jumat (1/8) malam.

Operasi itu, katanya, bertujuan untuk memberikan antisipasi kepadatan penduduk di Kota Depok, yang sekarang jumlahnya diperkirakan mencapai 2 juta orang.

Dia mengatakan bahwa pendatang baru yang datang ke Depok harus mampu bersaing dan memiliki kesempatan untuk bersaing di dunia kerja.

“Sampai saat ini, sebagian besar pendatang baru, hanya modal nekat saja,” katanya.

Untuk operasi yang kini tengah berjalan itu, Mulyamto akan berkoordinasi dengan Departemen Tenaga Kerja dan Sosial (Dinaskersos) Depok untuk mengembalikan atau pemulangan pendatang baru ke kampung halaman mereka.

Mulyamto menjelaskan, operasi peradilan akan dilakukan selama tiga minggu berturut-turut, yang dilakukan tiga kali operasi setiap hari. Hal ini dilakukan untuk memaksimalkan program ini. Selain itu juga bisa segera terealisasikan.

“Dari pagi, siang dan sore di lima kecamatan yang sering menjadi tempat dan banyak pendatang baru, akan segera kami gelar operasi yustisi kependudukan ini,” katanya.

[adm/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)