Anggaran Pilkada Depok Sisakan Silpa

Anggaran Pilkada Depok Sisakan Silpa

Ilustrasi

HarianDepok.com – Berita , Usainya penyelenggaraan acara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kota Depok oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Depok pada tahun 2015 kemarin menyisakan Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa) yang diperkirakan cukup besar yang diduga tidak digunakan dengan maksimal yang berdampak kepada Silpa kota.

Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Depok, Titik Nurhayati pada saat dikonfirmasi mengenai perihal tersebut membantah bahwa Silpa yang dihasilkan oleh pihaknya itu diakibatkan oleh tidak maksimalnya kinerja KPU Depok, namun adanya Silpa di KPU Depok lebih disebabkan oleh efisiensi yang dilakukan guna menekan pengeluaran pada saat penyelenggaraan Pilkada.

“Untuk Silpa memang ada, namun kalau cut off (penggunaan) berapa kami belum tahu lebih detailnya karena ada penyelenggaraan yang belum usai seperti pembubaran, evaluasi, dan penyusunan laporan. Di dalam proses laporan juga masih ada tahapan lanjutannya yaitu dikoreksi kembali oleh tim audit,” tuturnya di Depok belum lama ini.

Titik menjelaskan, dari anggaran yang dipersiapkan untuk menyelenggarakan Pilkada di kota Depok sebesar 44,8 miliar rupiah baru dapat dilihat penggunaan anggarannya usai pihaknya melakukan close account yang dilakukan pada Maret 2016 mendatang. Titik pun yakin bahwa di anggaran tersebut terdapat Silpa yang disebabkan oleh adanya efisiensi penggunaan anggaran oleh pihaknya.

“Dari sengketa saja anggaran tidak kami gunakan sepenuhnya, misalnya dalam hal menyediakan dan menganggarkan untuk sengketa dilakukan per perkara bukan per tahapan, jadi semuanya itu kami hitung sesuai SK yang kami keluarkan karena kemungkinan ada juga yang akan digugat,” jelasnya.

Titik juga menambahkan bahwa selain dikarenakan oleh hal hal tersebut, terjadinya Silpa di KPUD Depok juga disebabkan oleh adanya sejumlah kegiatan yang tidak terlaksana sehingga dana yang seharusnya dikeluarkan menjadi tertahan kembali dan menjadi Silpa.(Izl)

[AndriIdaman/HD]

Rate this article!
Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)