Kesal Diejek Tak Bayar Hutang, Lelaki di Depok Tusukkan Pisau

Kesal Diejek Tak Bayar Hutang, Lelaki di Depok Tusukkan Pisau

HarianDepok.com – Berita – Pancoranmas , Pembunuhan pemilik toko kelontong di Kampung Pitara, Pancoranmas Depok, pada Kamis pagi telah terungkap. Ternyata motif dari pelaku bukan murni kasus karena ingin merampok, melainkan karena pelaku sakit hati pada pemilik toko. Tersangka S membunuh Ali Wafa karena hutangnya 380 ribu ditagih terus menerus.

Polisi Depok yang kini menangani kasus tersebut berhasil menangkap tersangka selama beberapa jam setelah kejadian. Tersangka tidak dapat bergerak saat polisi mampu mencocokkan darah di kemejanya dan pisau yang sama dengan darah korban.

Komisaris Agus Salim, dari Polresta Depok pada Kamis malam mengatakan bahwa pelaku kesal karena hutangnya terus ditagih dengan cara ejekan. Emosi, akhrinya tersangka mengambil pisau dan beberapa kali masukannya ke tubuh korban hingga tergeletak tak bernyawa.

Diduga kepergok ketika mencoba mencuri di dalam toko oleh si pemilik toko, Ali Vafa, pelaku langsung membombardir korban dengan pisau dan melukai seluruh tubuhnya sampai ia akhirnya meninggal.

Informasi yang dikumpulkan dari sejumlah saksi, peristiwa yang diperkirakan terjadi sekitar jam satu pagi ini, telah ditangani oleh pihak kepolisian. Korban sebelumnya telah dilarikan oleh penduduk ke Rumah Sakit Mitra Keluarga, namun nyawanya tak berhasil diselamatkan.

“Mutmainah (30thn), istri korban, yang sedang hamil sangat syok berat. Anggota masih tertunda penyelidikan karena isteri korban tidak bisa memintai keterangan,” ucap Agus.

“Korban meninggal di rumah sakit sekitar jam 10 pagi. Jelas, hasil penyelidikan polisi menyatakan motifnya bukanla perampokan,” tutup Agus.

[adm/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)