Warga Kota Depok, Perkuat Pengamanan Lingkungan Guna Antisipasi Para Pelaku Teror

Warga Depok,  Pelaku Teror, Berita Depok

HarianDepok.com – Berita , Wilayah kota Depok yang dimana letaknya sangat strategis dan paling dekat dengan wilayah Ibukota Jakarta, menjadi kota dimana banyak dimanfaatkan oleh sejumlah pelaku teroris untuk melakukan aktivitasnya dalam memperluas jaringan kekuasaannya. Seperti halnya dengan kawanan teroris yang sempat meledakan bom di wilayah Sarinah Jakarta yang diketahui ada beberapa anggotanya yang bermukim di wilayah Depok.

Selain daripada itu Gafatar salah satu organisasi yang diduga sesat pun juga sempat bermukim dan beraktivitas di wilayah kota Depok yang dimana mereka juga berambisi untuk memperluas jaringan di wilayah kota Depok dengan tujuan meracuni akidah masyarakat Depok dengan ajarannya yang sesat.

Guna mengantisipasi akan terjadi kembali perihal tersebut, sejumlah warga di kota Depok pun telah memberlakukan aturan ketat bagi setiap pendatang baru yang hendak tinggal dan bermukim di wilayah mereka dengan harapan dapat meminimalisir akan terjadinya kasus serupa yang sangat meresahkan seluruh warga kota Depok.

Ketua RT 03/01, Kelurahan Bakti Jaya, Sukmajaya, Depok, Yudhi Kurniadi mengungkapkan, pihaknya dalam mengantisipasi masuknya pengaruh negatif ke wilayahnya telah meberlakukan sejumlah aturan yang wajib dipatuhi oleh setiap pendatang baru yang ingin tinggal menetap maupun sementara di wilayahnya dengan maksud memperkecil kesempatan para kawanan teroris yang kerap memanfaatkan kota Depok untuk menjalankan organisasinya.

Sejumlah aturan yang wajib dipatuhi oleh para pendatang baru di wilayah tersebut diantaranya adalah mereka wajib melaporkan diri ke ketua RT/RW setiap 24 jam. Di samping itu mereka wajib menyerahkan salinan identitas diri berupa fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan fotocopy Kartu Keluarga (KK).

“Setiap ada pendatang baru dan mengontrak di kawasan ini saya mewajibkan untuk melaporkan diri sekali dalam 24 jam, lain daripada itu pihak kami juga mewajibkan mereka untuk melakukan dokumentasi yang diantaranya menyerahkan salinan KTP dan KK. Pihak kami juga akan meminta salinan perjanjian lama tinggal kepada yang bersangkutan dengan disertai alasan yang jelas, apakah tujuannya untuk memperdekat diri dari tempatnya bekerja atau yang lainnya. Aturan ini pun berlaku kepada semua orang yang berencana menetap di lingkungan ini,” tegasnya, Jum’at (22/01/2016).

Yudhi pun mengaku bahwa selama dirinya menjabat sebagai Ketua RT di lingkungan tempat tinggalnya saat ini tidak pernah sekalipun mengalami kendala pada saat melaksanakan pendataan terhadap sejumlah warga pendatang yang tinggal di lingkungannya.

Guna memperkuat pengamanan di wilayahnya dirinya pun selalu mengingatkan kepada seluruh warga untuk segera melaporkan diri kepada pihak terkait apabila menemui sejumlah kejanggalan ataupun tindakan yang mencurigakan yang dilakukan oleh orang orang yang tinggal di kawasannya, baik itu warga tetap maupun warga pendatang.

“Apabila ada warga pendatang yang tidak mau menunjukkan identitas dirinya, saya akan langsung bertindak tegas dengan cara melaporkannya ke Ketua RW untuk ditindaklanjuti. Jika memang tetap tidak mendapatkan itikad baik dari mereka, ya terpaksa hal tersebut akan kami bawa ke pihak yang berwajib. Hal ini semata mata agar wilayah kami tidak dijadikan tempat bermukim oleh para penjahat dan teroris yang meresahkan orang banyak,” tandasnya.(Izl)

[ MuhammadKhotib/HD ]

Tags: