Dishub Depok, Jumlah Angkot Tidak Akan Ditambah

Dishub Depok, Jumlah Angkot Tidak Akan Ditambah

HarianDepok.com – Berita , Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok memastikan bahwa di wilayah kota ber ikon belimbing saat ini tidak akan menambah jumlah armada Angkutan Kota (Angkot) sebagai salah satu jasa layanan transportasi umumnya di wilayahnya. Hal ini dilakukannya semata mata untuk mengurangi volume kemacetan yang terjadi di wilayah kota Depok yang sampai dengan sekarang tingkat kepadatan kemacetannya makin terasa.

Selain daripada itu, dibatasinya jumlah armada Angkot di wilayah kota Depok juga disebabkan oleh adanya rencana perbaikan di sektor layanan jasa transportasi massal yang ada di Depok oleh pihak Dishub kota Depok yang diharapkannya dapat memberikan kenyamanan, keamanan kepada para pengguna jasa transportasi umum sehingga dapat merubah perilaku warga kota Depok agar mau menggunakan jasa transportasi massal untuk menunjang aktivitasnya sehari hari.

Kepala Seksi Angkutan Penumpang Dalam Kota Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok  mengatakan, hal tersebut sengaja dilakukan oleh pihaknya dengan merujuk adanya tingkat kemacetan yang kian padat pada jam jam tertentu dan hampir keseluruhan terjadi di sejumlah jalan jalan protokol yang ada di kota Depok. Untuk menekan terjadinya peningkatan kemacetan, pihaknya memastikan tidak akan menambah jumlah Angkot dan memperbaiki layanan transportasi kota Depok dengan harapan dapat menekan jumlah kemacetan yang ada di kota Depok.

“Untuk saat ini, kami tidak akan menambah jumlah armada Angkutan Kota di wilayah Depok agar tingkat kemacetan yang kerap terjadi di sejumlah jalan protokol kota Depok dapat ditekan,” tuturnya di Depok, Jum’at (22/01/2016).

Dari data yang dimilikinya saat ini jumlah angkot yang sudah beroperasi di wilayah kota Depok sebanyak 2.884 unit, jumlah tersebut dianggapnya sudah mencukupi. Meski demikian, kedepannya angkot angkot yang sudah beroperasi akan ditata kembali dengan memberikan edaran dan sosialisasi ke sejumlah pengusaha angkot agar selalu memperhatikan kelengkapan dokumen usaha dan kendaraannya.

Selain daripada itu, dirinya juga mengaku bahwa pihaknya akan terus mengawasi para supir angkot yang beroperasi agar selalu mengenakan seragam dan tanda pengenal guna mengembalikan rasa aman dan nyaman kepada para penumpang yang diketahui kerap dikhawatirkan dengan sikap perilaku para supir bodong yang tidak mengindahkan keselamatan dan kenyamanan para penumpangnya.

“Pihak kami akan senantiasa mengawasi para supir angkot dalam legalitasnya dilapangan termasuk seragam dan tanda pengenalnya yang wajib untuk selalu digunakan pada saat dirinya tengah beroperasi. Ini untuk menekan terjadinya tindak kriminal kepada para penumpang dan dapat menjamin keamanan dan kenyamanan para penumpang di dalam perjalanan,” tandasnya.(Izl)

[ MuhammadKhotib/HD ]

Tags: