Selain Warga Depok, Warga Luar Pun Juga Boleh Dimakamkan di TPU kota Depok

Selain Warga Depok, Warga Luar Pun Juga Boleh Dimakamkan di TPU kota Depok

HarianDepok.com – Berita , Banyaknya jumlah kapasitas tampungan lahan pemakaman yang ada di kota Depok dimanfaatkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Depok untuk dikomersilkan kepada warga luar daerah kota Depok untuk menggunakan fasilitas tersebut dengan catatan harus membayar sejumlah biaya administrasi yang lebih besar ketimbang warga kota Depok.

Hal tersebut ternyata berdampak baik kepada kas daerah kota Depok yang sampai dengan akhir tahun 2015 jumlah pemasukannya bisa telah mencapai 275 juta rupiah. Selain Pemkot Depok yang diuntungkan, warga kota lain pun juga mengaku banyak tertolong karena bisa menggunakan fasilitas lahan pemakaman milik Pemkot Depok tanpa harus mendapatkan penolakan.

Kepala UPT Tempat Pemakaman Umum (TPU( Kota Depok, Roro Suprihatin dalam tanggapannya mengenai perihal tersebut mengatakan, beberapa TPU yang sebagian besar telah menggunakan fasilitas oleh warga luar selain warga kota Depok untuk memakamkan keluarganya di Depok salah satunya adalah TPU Pondok Petir yang berlokasi di Kecamatan Bojong Sari.

Dari data yang disebutkannya bahwa TPU Pondok Petir milik Pemkot Depok sudah terisi sebanyak 60 persennya yang berasal dari warga diluar kota Depok. Namun TPU tersebut juga dapat digunakan oleh warga kota Depok dengan catatan biaya administrasi yang lebih murah ketimbang warga di selain kota Depok. “Selain warga kota Depok kami persilahkan menggunakan fasilitas lahan lahan TPU kami untuk memakamkan sanak saudaranya,” ujarnya di Depok, Minggu (17/01/2016).

Untuk dapat menggunakan fasilitas lahan pemakaman milik Pemkot Depok tersebut warga selain kota Depok harus memenuhi salah satu syarat sebagai berikut yaitu mereka diwajibkan untuk membayar biaya administrasi sebesar 1.025.000 juta rupiah per orangnya dengan rincian 1 juta untuk biaya retribusi dan 25 ribu rupiah untuk biaya perawatan dan pemeliharaan pemakaman.

“Biaya retribusi ini sudah diatur di dalam Perda Nomor 4 Tahun 2012 yang berisikan mengenai pengelolaan dan retribusi pelayanan pemakaman dan pengabuan mayat. Maka daripada itu dana yang masuk ke kami akan sepenuhnya kami serahkan kembali untuk dikumpulkan di kas daerah yang digunakan lagi untuk kepentingan masyarakat kota Depok,” terangnya.

Dari hasil pencapaiannya mengumpulkan dana dari pelayanan pemakaman di tahun 2015 kemarin, Roro mengaku telah berhasil mengumpulkan dana sebesar 275.743.600 rupiah yang langsung disetorkannya ke kas daerah kota Depok. Angka tersebut terbilang sangat baik yang dimana sudah melebihi target pencapaian sebesar 269.140.000 rupiah.

Maka daripada itu, Roro berharap dapat mengulang kembali pencapaian tersebut yang dimana pencapaiannya tersebut di tahun kemarin berdampak kepada perkembangan dan perekonomian kota yang semakin baik.(Izl)

[ MuhammadKhotib/HD ]

Tags: