Ketersediaan Lahan Pemakaman di Kota Depok Cukup Untuk Puluhan Tahun Kedepan

Ketersediaan Lahan Pemakaman di Kota Depok Cukup Untuk Puluhan Tahun Kedepan

HarianDepok.com – Berita , Lahan pemakaman di kota Depok yang diisukan oleh sejumlah oknum sudah berada di ambang over load langsung ditampik oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Depok yang memastikan ketersediaan lahan pemakaman bagi masyarakat kota Depok lebih daripada cukup dan terbilang masih cukup luas.

Menurut data yang dihimpun diketahui bahwa lahan yang dijadikan Tempat Pemakaman Umum (TPU) oleh Pemkot Depok seluas 41,2 hektare yang sampai dengan saat ini, penggunaannya belum mencapai 60 persennya dari total luas lahan yang disediakan oleh Pemkot Depok.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) TPU Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, Roro Suprihatin mengatakan, ketersediaan lahan pemakaman untuk masyarakat kota Depok terbilang masih cukup banyak dan letaknya pun tersebar di seluruh wilayah kota Depok dengan maksud tujuan agar masyarakat tidak dipersulitkan dengan adanya kendala jarak pada saat akan melakukan pemakaman.

“Masyarakat kota Depok jangan pernah termakan isu miring yang mengatakan bahwa lahan pemakaman di kota Depok sudah mulai menipis. Ini tidak benar. Saya menghimbau kepada masyarakat untuk tidak khawatir akan hal tersebut karena sampai dengan saat ini jumlah ketersediaan lahan pemakaman yang ada di kota Depok masih sangat banyak,” ujarnya di Depok, Minggu (17/01/2016).

Ia pun menuturkan mengenai letak dan lokasi lahan lahan pemakaman yang dapat digunakan oleh masyarakat kota Depok yang dimana lahan tersebut telah tersebar di enam Kecamatan yang diantaranya berada di Kecamatan Bojong Sari, Kecamatan Cilodong, Kecamatan Pancoran Mas, Kecamatan Tapos, Kecamatan Cipayung dan Kecamatan Sawangan.

Dari luas lahan pemakaman tersebut, selain disediakan oleh Pemkot Depok, juga berasal dari hasil penambahan dari para pengembangan yang ada di kota Depok yang dimana pada setiap pengembang diwajibkan untuk menyisihkan lahannya seluas dua persen dari total lahan yang dimilikinya untuk digunakan sebagai lahan pemakaman. Jadi akibat adanya hal tersebut, kota Depok dipastikan tidak akan mengalami kekurangan untuk lahan pemakaman.

“Saya tegaskan kembali bahwa kota Depok dalam penyediaan lahan pemakaman tidak akan mengalami kekurangan yang kami perkirakan sampai dengan 50 tahun kedepan. Maka daripada itu saya ingatkan kembali kepada seluruh masyarakat kota Depok untuk tidak perlu khawatir akan adanya isu isu negatif mengenai ketersediaan lahan pemakaman di kota Depok,” tegasnya.

Roro juga menjelaskan bahwa apabila masyarakat kota Depok yang ingin memakamkan di TPU yang dikelola oleh Pemkot Depok diwajibkan untuk membayar biaya retribusi sebesar 125 ribu rupiah untuk pemakaman pertama, selanjutnya akan dibebankan biaya administrasi sebesar 75 ribu rupiah saja setelah melakukan perpanjangan dan daftar ulang per tiga tahun sekali.

Sedangkan untuk biaya yang lainnya seperti renovasi makam diluar standar yang sudah ditetapkan oleh Pemkot Depok akan sepenuhnya ditanggung sendiri dan pengelola pun tidak bertanggungjawab apabila ada permasalahan di dalamnya karena Pemkot Depok hanya bertanggung jawab sebatas menggali, dan menutup saja.(Izl)

[ MuhammadKhotib/HD ]

Tags: