Monyet Liar di Fukushima Mulai Menampilkan Tanda-tanda Radiasi Eksposur

Monyet Liar di Fukushima Mulai Menampilkan Tanda-tanda Radiasi Eksposur

HarianDepok.com – Tekno , Monyet liar yang hidup di hutan Fukushima, Jepang, dekat dengan pembangkit nuklir, telah mulai berubah. Berdasarkan penelitian dari University of South Carolina, Amerika Serikat, jumlah sel darah monyet ini sudah mulai menurun. Akibatnya, mereka rentan terhadap penyakit menular.

Para peneliti menemukan tanda-tanda paparan radiasi pada 61 monyet yang hidup 70 kilometer jauhnya dari perkebunan nuklir di Fukushima Daiichi. Hasilnya, sel-sel darah putih dan merah mereka telah jatuh dibandingkan dengan monyet yang sehat di Shimokita.

“Para jumlah sel darah rendah bisa menjadi tanda dari sistem kekebalan tubuh dan berpotensi membuat monyet rentan terhadap penyakit menular,” kata Shinichi Hayama, kepala penelitian, seperti dilansir Live Science, pada senin (28/7) lalu.

Peneliti lain, Tim Mousseau, mengatakan bahwa jika itu bisa terjadi pada monyet, tanda-tanda berbahaya menawarkan kemungkinan yang sama terjadi pada manusia.

Namun, monyet memiliki tingkat yang lebih tinggi terpapar radiasi daripada apa yang telah mereka temukan pada manusia di lokasi yang sama. Hal ini karena monyet mengkonsumsi buah, jamur atau serangga yang telah terkontaminasi, di sisi lain, manusia lebih ‘selektif’.

“Kami prediksi, monyet-monyet tersebut terlalu dekat dengan lingkungan pembangkit nuklir,” sambungnya.

Sinichi juga mengatakan bahwa dari Jepang sendiri telah melakukan berbagai kebijakan untuk mengatasi masalah ini, seperti penanggulangan monyet-monyet liar dan di karantina.

[AndriIdaman/HD]

“Sudah banyak upaya dari pemerintah, kita tunggu saja,” tutupnya.

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)