Tragedi Lebaran di Laut Kalsel dan Sulteng

Tragedi Lebaran di Laut Kalsel dan Sulteng.

HarianDepok.com – Berita – Nasional , Kementerian Perhubungan Indonesia mengumumkan bahwa sebuah kapal bernama Berkat Bersaudara tenggelam di perairan antara Dolok, Kuala Kapuas dan Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Kecelakaan itu merenggut nyawa sepuluh penumpang. Delapan masih hilang.

“Kapal itu membawa 60 penumpang dan 15 sepeda motor,” kata Julius Adravida Barata, kepala komunikasi publik Kementerian Perhubungan. Selasa, 29 Juli.

Kapal tenggelam Selasa pagi pukul 08:45 waktu setempat. Kapal itu menuju ke Dolok, Kuala Kapuas, sebuah kawasan yang terletak hanya 700 meter dari Panamas Village dari tempat berangkat.

Wahyudi, kepala unit operasi Kuala Kapuas Pelabuhan, mengatakan, kapal tenggelam karena kelebihan penumpang.

Sementara di Sulteng, dua orang tewas dan lima lainnya luka-luka dalam kecelakaan permainan “banana boat” di daerah wisata pantai Tanjung Karang Donggala, Sulawesi Tengah, 35 kilometer sebelah utara pada Selasa (29/7) sore.

Seorang saksi mata, Yusak Lamarua mengatakan kecelakaan itu terjadi ketika speed boat menabrak banana boat yang ditarik oleh speed boat lain, dan melemparkan tujuh penumpang ke laut.

“Dua dari tujuh orang tewas di tempa, dan lima lainnya jatuh pingsan dan dilarikan ke rumah sakit di Donggala,” kata Yusak.

Yusak mengatakan insiden itu terjadi di depan kerumunan pengunjung resor pantai  yang ingin menghabiskan liburan Idul Fitri mereka.

Para korban adalah berasal dari Pasar Masomba, di kota Palu, lanjutnya, kecelakaan itu akibat kesalahan dari pihak penyewa yang tidak memperhatikan cuaca yang kurang kondusif.

“Sebagian besar pengunjung bergegas meninggalkan tempat setelah kecelakaan itu,” katanya.

Polisi telah datang ke lokasi untuk memulai penyelidikan.

[adm/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)