Dinas Pendidikan Depok Gagal Sukseskan Penyerapan Anggaran Ke Sejumlah Sekolah Yang Membutuhkan

Dinas Pendidikan Depok Gagal Sukseskan Penyerapan Anggaran Ke Sejumlah Sekolah Yang Membutuhkan

HarianDepok.com – Berita , Terbengkalainya pembangunan infrastruktur sekolah yang ada di kota Depok saat ini menjadi satu kegagalan yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok dalam mengaplikasikan anggaran yang sudah diberikan kepada pihaknya sebesar 177,9 miliar rupiah. Hal tersebut sangat berpengaruh kepada para siswa siswi Depok yang mengharapkan mendapatkan sarana yang lebih baik dalam menjalankan kegiatan belajar mengajarnya.

Menurut data yang dihimpun, bahwa beberapa sekolah yang ada di kota Depok sudah dalam kondisi yang sangat memprihatinkan seperti halnya Sekolah Dasar Negeri (SDN) 01 Pondok Cina, Depok. Yang lebih memprihatinkannya lagi, para orangtua siswa siswi SDN 01 Pondok Cina harus bergotong royong bersama sama patungan dengan uang pribadinya hanya untuk memperbaiki sekolahnya yang rusak demi keselamatan anak anak mereka dalam bersekolah.

Kepala Seksi Sarana dan Prasarana TK, SD dan SMP Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok, Wahyu Hidayat mengatakan bahwa anggaran yang sudah disediakan untuk Dinas Pendidikan pada waktu itu rencananya akan digunakan untuk penambahan ruang kelas dan rehabilitasi sejumlah gedung sekolah. Namun, akibat adanya permasalahan di acara pelelangan, maka rencana tersebut gagal.

“Dana untuk perbaikan dan penambahan ruangan di 32 sekolah yang diantaranya 29 gedung sekolah SD, 1 gedung SMP dan 2 gedung SMA gagal diaplikasikan karena ada permasalahan pada saat pelelangan pengerjaannya,” tuturnya, Kamis (14/01/2016).

Adapun beberapa kendala lainnya yang menyebabkan dana anggaran tersebut tidak terserap dengan baik dikarenakan adanya bantuan dari pusat kepada sejumlah sekolah yang sebelumnya sudah dianggarkan. Maka daripada itu, dana anggaran yang sudah dipersiapkannya tidak tersalurkan dengan baik. Sementara terkendalanya di pelelangan kerja lebih disebabkan oleh banyaknya peserta lelang yang tidak memenuhi syarat syarat administrasi.

“Gagalnya pelelangan pada saat itu lebih disebabkan banyaknya  para peserta lelang yang tidak memenuhi kualifikasi. Maka daripada itulah pelelangan terkendala dan mengakibatkan gagalnya rencana rehabilitasi sejumlah sekolah,”jelasnya.

Wahyu mengungkapkan, bahwa penyerapan dana anggaran di tahun 2016 ini akan lebih dimaksimalkan penggunaannya sehingga dapat meningkatkan sarana dan prasarana sekolah yang ada di kota Depok. Selain dapat memberikan fasilitas yang lebih baik kepada siswa siswi sekolah, hal tersebut juga dapat memberikan kenyamanan dan keamanan kepada siswa siswi serta tenaga pengajar dalam menjalankan kegiatan belajar mengajar.

“Untuk di tahun tahun yang sebelumnya memang banyak pengerjaan yang tertunda sehingga menumpuk di akhir tahun, banyak juga pengerjaan yang gagal lelang. Oleh sebab itu kami akan memaksimalkan pengerjaan yang tertunda ini di awal tahun sehingga rencana yang sudah dipersiapkan dapat diaplikasikan dengan baik,” tandasnya.(Izl)

[ AndriIdaman/HD ]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)