Obama: Rusia Harus Dikenakan Sanksi

Obama, Rusia Harus Dikenakan Sanksi.

HarianDepok.com – Berita – Internasional , Presiden Amerika Serikat, Barack Obama bersama empat Kepala Negara Eropa, yaitu Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia, telah sepakat untuk menjatuhkan sanksi keuangan terhadap Rusia. Dalam konferensi video, lima kepala negara sepakat bahwa Rusia telah terbukti mendukung perang sipil yang sedang berlangsung di Ukraina dengan memasok senjata untuk separatis.

Perdana Menteri Inggris David Cameron mengatakan bahwa Rusia telah gagal dalam menghentikan krisis dengan mendukung para pemberontak. Cameron mengatakan bahwa Rusia “berjasa” dalam penyediaan senjata, di tengah insiden MH17 yang menewaskan 298 orang. Oleh karena itu, masyarakat internasional telah menyetujui sanksi yang akan dijatuhkan pada Rusia.

Namun, beberapa negara berpendapat bahwa pengenaan sanksi malah akan menciptakan masalah lain bagi negara-negara Eropa Timur lainnya. Masalah lain yang mungkin terjadi adalah kemungkinan larangan impor yang dilakukan oleh Rusia terhadap produk Eropa, yang akan menyebabkan masalah yang mengerikan bagi system keuangan di negara-negara tersebut.

Sementara di Belanda, tiga puluh delapan peti mati yang berisi mayat dari korban Malaysia Airlines MH-17 tiba di bandara militer Belanda di Eindhoven, peti mati diterbangkan dari Kharkiv, Ukraina, menggunakan dua pesawat, C-130 Hercules dari Belanda dan Australia Boeing C-17.

Danang Waskito, Selaku Sektetaris Pertama KBRI untuk Belanda, mengatakan pada Senin (28/7), bahwa penerimaan dari 38 peti mati dilakukan dengan prosesi yang hikmat dan dihadiri oleh Menteri Perekonomian, Henk Kamp, Sekretaris Negara Urusan Sosial dan Employement, Mrs Jetta Klinsman dan pejabat lainnya.

Para korban itu kemudian dibawa ke Korporaal van Oudheusdenkarzne, stasiun militer di Hilversum, untuk diidentifikasi.

[adm/HD]

Rate this article!
Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)