Panwaslu Depok Masih Belum Rampung Susun Laporan Keuangan Penyelenggaraan Pilkada Depok

Panwaslu Depok Masih Belum Rampung Susun Laporan Keuangan Penyelenggaraan Pilkada Depok

HarianDepok.com – Berita , Sampai dengan saat ini Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Depok masih belum juga merampungkan laporan anggaran kegiatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang pada 09 Desember 2015 lalu serentak dilaksanakan oleh sejumlah kota yang lainnya. Seperti yang diketahui bahwa Panwaslu Kota Depok dalam menyelenggarakan pesta rakyat tersebut mendapatkan gelontoran dana dari Pemerintah sebesar 9 miliar rupiah.

Dana yang dibebankan dari anggaran belanja daerah tersebut pada waktu itu direncanakan untuk digunakan sebagai dana kampanye para pasangan Cawalkot, pembuatan spanduk dan baliho, pencetakan surat suara dan kebutuhan logistik yang lainnya. Namun dana yang terpakai tersebut, wajib dilaporkan kembali kepada instansi terkait guna memastikan bahwa dana tersebut digunakan secara benar dan tidak ada penyelewengan di dalam penggunaannya.

Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Depok, Andriansyah mengatakan, dalam menyusun laporan keuangan tersebut, pihaknya masih menunggu laporan dari Panitia Pengawas Lapangan (PPL) dan laporan dari Pengawas Kecamatan (Panwascam) untuk mengetahui seberapa banyak dana yang terpakai dalam menyelenggarakan Pilkada kota Depok pada beberapa waktu lalu.

“Kami memiliki masa waktu dalam bekerja, dari PPPL Panwascam dan Panwaslu Kota laporan tersebut harus dapat diselesaikan sebelum masa waktu kerja habis. Sampai dengan saat ini, laporan keuangan mengenai penyelenggaraan Pilkada kota Depok masih terus diperbaiki dan disusun dengan hati hati agar tidak terjadi kesalahan didalam laporannya,” ujarnya di Depok, Selasa (12/01/2016).

Ia mengaku bahwa sampai dengan saat ini pihaknya telah melakukan komunikasi dengan pihak Bawaslu Jawa Barat terkait permasalahan laporan keuangan Pilkada kota Depok. Untuk anggaran yang terpakai dalam penyelenggaraan pesta rakyat tersebut dirinya hanya dapat memprediksikannya saja dari jumlah total keseluruhan dana yang dikeluarkan oleh Pemerintah.

“Untuk dana yang dikeluarkan dalam penyelenggaraan Pilkada Kota Depok berkisar lebih dari 70 persen telah terpakai dari total anggaran yang diberikan. Namun untuk lebih jelasnya kami masih menunggu laporan dari pihak terkait rampung dilaporkan,” jelasnya.

Menurut penjelasannya bahwa setelah usai laporan tersebut dibuat, seluruh laporan itu nantinya akan diperiksa kembali secara detail oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Dan sisa dari dana anggaran yang tidak terpakai, wajib dikembalikan lagi ke Pemerintah Daerah. “Untuk laporan keuangan akan diperiksa kembali oleh pihak BPK sedangkan sisa anggaran akan langsung serahkan kembali ke Pemkot,” tandasnya.(Izl)

[ MuhammadKhotib/HD ]

Tags: