Kejaksaan Karanganyar Musnahkan TV Rakitan Pria Lulusan SD

Kejaksaan Karanganyar Musnahkan TV Rakitan Pria Lulusan SD

foto: metrotvnews.com

HarianDepok.com – Berita – Nasional , Kabar mengejutkan datang dari seorang warga Jawa Tengah yang bernama Muhammad Kusrin bin Amri yang mempunyai keahlian untuk merakit televisi. Tapi sayang, barang buatannya dimusnahkan oleh Kejaksaan setempat. Sungguh mengejutkan, tidak lebih dari 116 televisi rakitan pria lulusan Sekolah Dasar (SD) ini di hanguskan. Ternyata, benda elektronik tersebut adalah barang bukti dari kasus yang menimpa pria tersebut.

Meski tidak dapat menempuh pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, Kusrin mempunyai keahlian untuk membenahi barang-barang elektronik. Mempunyai ide cemerlang untuk menyambung hidup, ia pun mulai merakit sendiri televisi tersebut. Menurut yang dilansir dari media lokal setempat, barang elektronik rakitan yang diberi merek Veloz, Maxreem dan Zener tersebut dianggap ilegal. Dijual dengan harga 600 sampai 700 ribu rupiah, televisi berukuran 14 sampai 17 inch ini juga di jual keluar Solo.

Tidak tanggung-tanggung, ia pun mampu memproduksi 30 unit dalam satu hari. Pada Bulan Maret tahun lalu, polisi pun menggerebek toko yang diberi nama ‘Haris Elektronik’ itu. Menurut Teguh Subroto, Kepala Kejaksaan Negeri Karanganyar, awalnya terdakwa hanya menerima servis aneka macam barang elektronik.

Kemudian ia pun mencoba merakit televisi dengan menggunakan komputer bekas. Kasus ini pun sudah divonis sejak awal Desember lalu. Karena terbukti sudah memproduksi dan memasarkan televisi rakitan tanpa dilengkapi izin terlebih dahulu dari Kementrian Perindustrian dan Perdagangan, pelaku pun divonis 6 bulan penjara dan denda 2,5 juta rupiah.

[ TaufikHidayat/HD ]

Tags:
author

Author: 

Writer and Author In HarianDepok