Satreskrim Depok Amankan Seorang Wanita Penipu Asal Kota Bekasi

Satreskrim Depok Amankan Seorang Wanita Penipu Asal Kota Bekasi

ilustrasi

HarianDepok.com – Berita , Lantaran tidak terima ditipu sedemikian rupa, tiga warga kota Depok bersama sama mendatangi Markas Polresta Depok yang langsung melaporkan satu orang pelaku yang sama kepada petugas dengan laporan dugaan melakukan aksi penipuan. RIS (35th) warga Jalan Hankam, Jati Sampurna, Bekasi dilaporkan oleh ketiga warga kota Depok karena diduga telah melakukan aksi penipuan terhadap mereka yang mengaku telah merugi hingga jutaan rupiah.

Setelah mendapatkan identitas pelaku dan sejumlah barang bukti, petugas pun langsung bergegas bergerak ke tempat tinggal RIS guna mengamankan dan diselidiki lebih lanjut atas laporan yang dilaporkan oleh ketiga korban. Dalam penyergapannya, RIS ditangkap oleh pihak yang berwajib tanpa memberikan perlawanan. Pelaku yang dilaporkan telah melakukan penipuan berkedok menawarkan AC kepada korbannya langsung saja digiring petugas ke kantor polisi guna mempertanggungjawabkan perbuatannya dimata hukum.

“Dari cara menjalankan aksinya, pelaku berpura pura menawarkan Air Conditioner (AC) kepada sejumlah korban. Korban yang mempercayai perkataan pelaku langsung saja membayarkannya dengan sejumlah uang. Namun dengan janji barang tersebut akan dikirimkan secepatnya. Namun, pada saat waktu yang dinanti nantikan AC yang dijanjikan pelaku ternyata tidak kunjung dikirimkan,” tutur Kasat Reskrim Polresta Depok, Kompol Teguh Nugroho di Depok, Senin (11/01/2016).

Dari hasil penyelidikan petugas, pelaku tak hanya melakukan satu kasus saja, namun pelaku juga diduga telah menggelapkan satu unit mobil merek Toyota Avanza keluaran Tahun 2015 dengan warna putih. Pelaku yang saat itu diperiksa oleh petugas mengaku bahwa mobil tersebut telah dipindahtangankan kepada seorang warga yang bertempat di daerah Serang, Banten.

“Pelaku yang sudah diketahui telah terlibat dengan sejumlah kasus langsung kami tindak dengan mengamankannya ke kantor polisi guna diselidiki kembali kasusnya,” katanya.

Sampai dengan saat ini pelaku yang masih dalam pengawasan petugas kepolisian rencananya akan dilimpahkan kasusnya ke Pengadilan Negeri dalam waktu dekat ini. Pelaku yang diduga telah melakukan kasus penipuan terhadap sejumlah korbannya dijerat dengan pasal penipuan 378 KUHP dengan ancaman hukuman kurungan penjara paling rendah lima tahun.(Izl)

[ MuhammadKhotib/HD ]

Tags: