DKP Depok Larang Kantin Sekolah Gunakan Styrofoam Sebagai Pembungkus Makanan dan Minuman

DKP Depok Larang Kantin Sekolah Gunakan Styrofoam Sebagai Pembungkus Makanan dan Minuman

HarianDepok.com – Berita , Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) kota Depok baru baru ini gencar melakukan himbauan kepada sejumlah sekolah terkait pelarangan penggunaan styrofoam sebagai media pembungkus makanan. Pasalnya hal tersebut sengaja dilakukan guna menekan tingginya volume sampah kota Depok yang saat ini masih terus menjadi kegiatan rutin yang dilakukan Pemkot Depok dalam menjadikan kotanya yang bersih, nyaman dan indah.

Selain dimaksudkan untuk mengurangi volume sampah, larangan penggunaan styrofoam juga dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat kota Depok dari berbagai ancaman zat kimia berbahaya bagi tubuh manusia.

Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Depok, Zamrowi mengatakan, pihaknya dalam merealisasikan himbauan tersebut ditujukan agar volume sampah yang ada di wilayah kota Depok dapat ditekan dan tidak adanya terjadi penumpukan sampah berlebih yang diakibatkan oleh adanya pembungkus makanan seperti styrofoam yang diketahui sulit untuk diurai.

“Demi menjaga kebersihan lingkungan bersama, kami menyarankan kepada seluruh kantin yang ada di sekolah sekolah untuk tidak lagi menggunakan styrofoam sebagai media pembungkus makanannya. Selain daripada itu, gelas minum yang terbuat dari bahan serupa pun kami anjurkan jangan dipakai lagi, selain beresiko tinggi terhadap kesehatan, residunya pun juga sulit untuk diurai,” tuturnya di Depok, Rabu (06/01/2016).

Untuk mensukseskan program tersebut, Zamrowi pun turut menghimbau kepada seluruh para siswa siswi dan orangtua murid agar selalu membiasakan diri membawa wadah makanan dan minuman sendiri dari rumah masing masing. Jadi, apabila mereka ingin membeli suatu jajanan di kantin sekolah maka mereka dapat menggunakan wadah yang dibawanya sendiri.

Selain dapat membantu mengurangi volume sampah yang ada di kota Depok, hal tersebut juga dapat membantu diri sendiri agar terhindar dari berbagai zat kimia berbahaya yang terkandung di dalam pembungkus makanan tersebut. “Para siswa siswi sekolah harus membawa botol minumannya sendiri. Sekolah sudah menyediakan air di galon yang apabila ada kebutuhan tinggal ambil sendiri dengan wadah yang mereka bawa,” katanya.

Banyaknya masyarakat kota Depok yang belum mengetahui akan adanya Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2014 tentang larangan menggunakan media styrofoam sebagai pembungkus makanan atau minuman menjadi salah satu permasalahan yang saat ini dihadapinya. Maka daripada itu, guna merealisasikan hal tersebut dirinya kerap menghimbau kepada seluruh masyarakat kota Depok untuk tidak lagi menggunakan media pembungkus makanan berbahan styrofoam dengan harapan di tahun berikutnya penerapan Perda yang ada dapat berjalan dengan baik dan maksimal.(Izl)

[ AndriIdaman/HD ]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)