Walikota Depok Himbau Pembangunan Tol Cimanggis – Cibitung Harus Konsisten Sesuai Dengan Rencana Awal

Walikota Depok Himbau Pembangunan Tol Cimanggis - Cibitung Harus Konsisten Sesuai Dengan Rencana Awal

HarianDepok.com – Berita , Adanya perubahan rencana pembangunan jalan Tol Cimanggis – Cibitung yang diduga akan dilakukan oleh pihak Kementerian Pekerjaan Umum dalam waktu dekat ini disikapi oleh Walikota Depok, Nur Mahmudi Ismail untuk tetap memegang konsistensinya dalam membangun jalan tol tersebut dengan mengikuti rencana awal yang tidak memotong jalur pipa gas milik PT Pertamina yang terpendam di perumahan Raffles Hills, Harjamukti, Tapos, Depok, Jawa Barat.

“Kalau saya PU ya konsisten saja dengan melakukan rencana pembangunan yang pertama dengan tidak memotong. Namun, Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) bersedia atau tidak,” katanya di Depok, Rabu (06/01/2016).

Dari penuturannya, bahwa penolakan yang tidak beralasan harus segera diselesaikan dan apabila ada permasalahan dengan dilandasi oleh alasan yang rasional maka hal tersebut eloknya harus segera diselesaikan dengan tidak mengesampingkan kebutuhan publik serta tidak merugikan pihak manapun. “Apa yang ada di dalam tata aturan ya baiknya dipercepat saja, jangan ditunda tunda lagi,” katanya.

Nur juga menegaskan bahwa adanya rencana pembangunan jalan tol baiknya memperhatikan sejumlah aspek yang meliputi kepentingan umum, keamanan dan kenyamanan. Selain daripada itu lingkungan sekitar pun juga harus dapat diperhatikan juga, jangan sampai dibiarkan begitu saja. Hal tersebut akan mempengaruhi pencapaian Pemkot Depok dalam memenuhi lahan RTH yang direncanakan akan tercapai jumlahnya pada tahun 2017 mendatang.

Ia juga menuturkan bahwa permasalahan pembangunan jalan tol yang ada di kota Depok saat ini memang bersumber dari pengadaan lahan. Hal tersebut memang menjadi salah satu permasalahan paling krusial yang kerap dihadapi oleh para kontraktor yang membangun. “Mereka menyanggupi akan membangun asalkan pengadaan lahannya bisa terselesaikan dengan baik,” tuturnya.

Dengan diajalankan rencana awal pembangunan jalan tol tersebut, dianggapnya sebagai salah satu menghindari adanya permasalahan yang timbul akibat adanya pemotongan jalur pipa gas yang diketahui sangat sensitif terhadap sejumlah benda yang mengeluarkan api.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Paguyuban Blok M Perumahan Raffles Hills, Kurniawan mengatakan, pihaknya dengan tegaa menolak akan adanya perubahan rencana pembangunan jalan tol Cimanggis – Cibitung yang berada di kawasan perumahan Raffles Hills. Penolakan tersebut sangatlah beralasan, sebab adanya jalur pipa gas yang tertanam di kawasan tersebut amatlah rawan terjadi bencana apabila pembangunan jalan tol diteruskan.

“Ini semuanya bertujuan untuk satu, yaitu keselamatan semuanya. Jangan sampai ada yang dirugikan akibat adanya ambisi dari segelintir orang yang hanya menginginkan keuntungan semata tanpa memperhatikan keselamatan semua orang,” tegasnya.

Menurut penjelasannya, bahwa sampai dengan saat ini warga perumahan Raffles Hills pun juga telah melayangkan surat ke PT Pertamina yang mempertanyakan resiko apa yang akan terjadi apabila adanya rencana pemotongan jalur pipa gas yang tertanam dikawasan perumahan.

“Kami sudah melayangkan surat kepada pihak PT Pertamina pada 23 Desember 2015 yang lalu yang isinya mempertanyakan resiko apa yang ditimbulkan apabila adanya pemotongan  jalur pipa gas yang nantinya untuk difungsikan sebagai ruas jalan tol. Namun sampai dengan saat ini kami belum menerima jawaban resmi dari mereka,” jelasnya

Pihaknya berharap akan adanya kerjasama yang baik antara Pemkot Depok, Pertamina, pihak pengembang dan warga perumahan untuk duduk bersama dalam mencari mufakat dalam menyelesaikan permasalahan tersebut. Jangan sampai ada salah satu pihak yang dirugikan.(Izl)

[ MuhammadKhotib/HD ]

Tags: