Chauke Dipenjara 77 Tahun Karna Memburu Badak

77 Tahun Penjara Bagi Si Pemburu Badak

HarianDepok.com – Internasional. Seorang pemburu badak di Afrika Selatan, Mandla Chauke, telah dijatuhi hukuman 77 tahun penjara pada 22 Juli lalu. Chauke dihukum karena pembunuhan badak, perburuan liar badak, pencurian cula badak, kepemilikan senjata api ilegal dan amunisi, serta pelanggaran di Taman Nasional Kruger, Afrika Selatan.

“Kami berharap bahwa ini akan memberikan efek jera kepada para pemburu lainnya, dan tentu saja bagi para kolektot yang mengoleksi calu atau bahkan kulit badak,” kata juru bicara taman Nasional Kruger, Reynold Thakhuli (27/7) lalu.

Awal bulan ini, pengadilan Afrika Selatan telah memenjarakan dua Mozambik dengan masa tahanan 16 tahun penjara karena membunuh badak dan mengambil culanya pada tahun lalu di Kruger Park.

Pada akhir 2012, seorang yang berasal dari Thailand juga dihukum selama 40 tahun penjara karena menjual tanduk badak di pasar gelap.

Menurut data pemerintah, Afrika Selatan adalah rumah bagi 70 persen badak dunia. Sekitar 1.044 badak diburu secara ilegal di Afrika Selatan pada tahun lalu. Tentu saja ini menimbulkan kekhawatiran kepunahan hewan yang kini sudah dilindungi ini.

“Kami khawatir Badak akan punah, dan orang-orang yang memburu badak memang tak punya otak. Mereka hanya memikirkan perutnya sendiri,” tegas Reynold.

Cula badak diyakini menjadi simbol status social dan obat menurut beberapa pandangan Cina dan Vietnam. Namun, tidak ada bukti yang akurat untuk mengklaim pandangan ini.

Tags: