Mengenal Penyakit Ensefalitis Jepang dan Gejalanya

Mengenal Penyakit Ensefalitis Jepang dan Gejalanya.

HarianDepok.com – Kesehatan , Ensefalitis Jepang adalah virus yang bukan hanya menyerang di kawasan Jepang saja. Ini adalah virus yang dapat ditularkan dari gigitan nyamuk. Tapi apakah bedanya Ensefalitis Jepang dengan malaria dan demam berdarah? Dalam artikel ini akan kami terangkan sekilas apa itu Ensefalitis Jepang dan bagaimana cara pencegahannya.

Ensefalitis Jepang baru-baru ini telah menyebabkan sejumlah kematian di beberapa negara. Ini adalah penyakit dengan virus yang mempengaruhi membran di sekitar otak dan ditandai oleh gejala sakit kepala ringan dan demam.

Namun dalam kasus yang jarang terjadi, gelaja Ensefalitis Jepang meliputi:

  • Demam tinggi,
  • Sakit kepala berkepanjangan
  • Leher kaku
  • Disorientasi
  • Koma
  • Kelumpuhan sementara

Penyebabnya:

Penyakit ini datang dari nyamuk jenis Culex tritaeniorhynchus dan Culex vishnui. Nyamuk ini berkembang biak di sawah yang terjadi banjir. Selain itu peternakan babi juga dapat memperkuat virus ini tumbuh subur

Pencegahan:

Kenakan pakaian yang menutupi dengan baik dan gunakan obat anti nyamuk. Pasangkan kelambu di tempat tidur Anda, agar nyamuk tak bisa menggigit ketika Anda tengah tertidur. Berdasarkan saran dokter, vaksin dapat diberikan kepada orang-orang di atas usia 17. Namun setelah terinfeksi, tubuh Anda akan kebal dari virus ini. Oleh karena itu di daerah di mana penyakit ini banyak menyerang, adalah hal yang umum. Dan biasanya anak-anak rentan terhadap virus ini.

[EniGayoe/HD]

Tags:
author

Author: 

Penulis Konten - Author Di Harian Depok